Buya Yahya: Hukum Menyaksikan Penyembelihan Kurban, Wajibkah Hadir Sekaligus?

Selasa, 19 Mei 2026 – 16:10 WIB

Jakarta, VIVA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak umat Muslim yang mulai mempersiapkan ibadah kurban. Tapi, masih banyak juga yang bingung soal tata cara dan anjuran, termasuk apakah harus hadir langsung waktu hewan kurbannya disembelih.

Pertanyaan itu rupanya juga ditanyain sama seorang jamaah ke pendakwah Buya Yahya. Dalam ceramahnya, Buya Yahya kasih penjelasan yang cukup menenangkan, khususnya buat mereka yang lagi jauh dari lokasi penyembelihan.

Menurut Buya Yahya, hukum berkurban itu dasarnya sunnah yang dianjurkan tiap tahun buat umat Muslim yang mampu. Tapi, dia tegaskan bahwa hadir langsung saat penyembelihan bukanlah sebuah keharusan.

“Sunnah kurban itu sunnah pada dasarnya. Artinya kapan Anda nemu bulan haji, sunnahnya Anda ngeluarin kurban, nyembelih kurban,” ujar Buya Yahya dari YouTube Al Bahjah TV pada Selasa, 19 Mei 2026.

Dia lalu jelasin bahwa nonton proses penyembelihan emang dianjurkan, tapi statusnya tetap sunnah aja.

“Disunnahkan Anda menyaksikan penyembelihan kurban itu pun sunnah, enggak harus. Jangan sampai berubah jadi harus,” jelasnya.

Penjelasan ini jadi jawaban buat banyak orang yang mungkin lagi di luar kota atau luar negeri pas Idul Adha. Buya Yahya bilang, seseorang tetep bisa kurban dengan cara mewakilin proses penyembelihan ke orang lain.

“Kalaupun Anda di negeri jauh ya enggak apa-apa. Yang penting Anda udah nyerahin, wakilin buat nyembelih buat Anda, selesai,” katanya.

Enggak cuma soal nonton penyembelihan, Buya Yahya juga nyinggung soal anjuran cicipin daging kurban punya sendiri. Dia bilang hal itu termasuk sunnah, bukan kewajiban yang perlu dipaksain.

“Sunnahnya Anda mencicipi kambing yang Anda jadiin kurban. Sunnahnya secuil dua cuil ampe sepertiga itu sunnahnya,” ucapnya.

MEMBACA  Kerumunan di Timur Laut India Bersorak Gembira menyaksikan Pertarungan Burung dan Kerbau, Kembali Setelah Dilarang Selama 9 Tahun.

Tapi, dia minta masyarakat jangan terlalu ribet kalo kondisi lagi enggak memungkinkan.

“Kalo dicampur gimana? Ya udahlah, enggak usah repot lagi. Mana kambing saya bulat nanti? Enggak usah,” katanya sambil bercanda.

Buya Yahya negesin bahwa inti utama ibadah kurban itu niat dan pelaksanaannya sendiri, bukan soal harus hadir atau bawa pulang bagian tertentu.

“Enggak harus Anda saksikan, enggak harus Anda makan, enggak usah dipaketin segala. Biarin aja, alhamdulillah udah,” tandasnya.

Tinggalkan komentar