Bursa Asia Menguat Dipimpin Korea Selatan, Pernyataan Trump Soal Tarif Greenland Redam Gejolak Pasar

Kamis, 22 Januari 2026 – 08:50 WIB

Jakarta, VIVA – Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik secara umum naik pada pembukaan perdagangan hari Kamis (22/1/2026). Indeks utama Korea Selatan menjadi yang terdepan dalam pemulihan ini. Hal ini terjadi setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mencabut ancaman tarif untuk negara-negara Eropa terkait isu Greenland.

Dalam World Economic Forum di Davos, Trump menyatakan tidak akan memakai kekerasan untuk mengambil alih Greenland. Dia menambahkan bahwa sudah ada kerangka kesepatan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mengenai hal tersebut.

Mengutip CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan sempat tembus level 5.000 setelah naik 1,62 persen. Sementara indeks Kosdaq melonjak 1,43 persen.

Penguatan ini didorong oleh kenaikan saham-saham sektor teknologi. Saham produsen baterai Samsung SDI melonjak 13,27 persen, saham Doosan naik 9 persen, dan Samsung Electronics menguat 3,14 persen.

Sebuah truk milik National Samsung Electronics Union (NSEU) yang diparkir di luar gedung kantor perusahaan di Distrik Seocho, Seoul selatan, 7 Juni.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak 1,07 persen dan indeks Topix naik 0,79 persen. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 0,63 persen, membalikkan penurunan di sesi sebelumnya. Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong juga menguat ke level 26.616.

Pasar saham AS juga menunjukkan tren positif. Indeks Dow Jones naik 1,21 persen, S&P 500 melambung 1,16 persen, dan Nasdaq Composite meningkat 1,18 persen.

MEMBACA  Wakil Wali Kota Bandung Diperiksa untuk Kasus Dugaan Korupsi

Tinggalkan komentar