BTN Bongkar Strategi Mempercepat Penyaluran KPR

Minggu, 24 Mei 202672 – 17:37 WIB

Jakarta, VIVA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang fokus di pembiayaan perumahan udah nyalurin kredit pemilikan rumah (KPR) sebanyak 6 juta unit buat masyarakat desil 3. Beberapa strategi buat mempercepat pembiayaan perumahan juga dilakuin.

Desil 3 itu klasifikasi kelompok masyarakat yang ada di urutan ke-21% sampe 30% tingkat kesejahteraan paling rendah secara nasional. Di program bantuan pemerintah, Desil 3 digolongin sebagai kelompok yang hampir miskin.

“Kalau desil 3, KPR subsidi di BTN ada 6 juta rumah dari awal program,” kata Direktur Utama Bank Tabungan Negara, Nixon LP Napitupulu di acara Jogja Financial Festival di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, dikutip dari keterangannya, Minggu, 24 Mei 2026.

Menurut Nixon, BTN dalam nyalurin kredit perumahan punya dua strategi utama: lewat program KPR subsidi, dan bantuan pembangunan rumah swadaya buat masyarakat dengan penghasilan paling rendah.Program KPR subsidi dirancang buat masyarakat dengan batas maksimal penghasilan tertentu biar tepat sasaran ke kelompok MBR.

Sementara buat masyarakat desil 1 dan 2 yang belum mampu akses kredit perbankan, pemerintah ngeluarin Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). “KPR tentu dibantu pemerintah. Pemerintah bikin program KPR subsidi yang dibatasi maks income. Maksudnya ini nyasar masyarakat penghasilan rendah karena banyak unbanked. Kalau ada 10 desil, bisa dibilang yang paling sulit tuh desil 1-2, sementara desil 3-8 diintervensi KPR,” jelasnya.

Tahun ini, program BSPS disebut nyasar sekitar 400 ribu rumah tangga di seluruh Indonesia. “Yang desil 1-2 ini, pemerintah ngeluarin BSPS, bantuan stimulan pembangunan swadaya. Pemerintah kasih 20-25 juta. Tahun ini ada 400 ribu per rumah tangga,” lanjut Nixon.

MEMBACA  Strategi BTN Prospera Pacu Pertumbuhan Bisnis dengan Kenaikan Nasabah 30 Persen pada Kuartal III 2025

Nixon nambahin, pemerintah saat ini juga lagi ngekaji skema tenor KPR sampe 40 tahun. Langkah ini diharapin bisa memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah ke pembiayaan rumah. “Hari ini pemerintah ngkaji KPR sampe 40 tahun, mudah-mudahan desil 1-2 bisa dapet. Ini cara penetrasi MBR,” ucapnya.

Selain lewat pembiayaan rumah, BTN juga andelin digitalisasi buat jangkau masyarakat yang belum tersentuh akses pembiayaan bank. Nixon nilai penetrasi telepon seluler di Indonesia saat ini jaug lebih tinggi dibanding kepemilikan rekening bank.

Tinggalkan komentar