BRI Life Bayar Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun Sepanjang Kuartal I-2026

Di kuartal I tahun 2026, BRI Life mencatat pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,17 triliun. Jumlah ini turun 2,4% secara year-on-year dibandingkan periode sama di 2025 yang mencapai Rp1,2 triliun.

Penurunan ini merupkan sinyal positif bagi kesehatan bisnis perusahaan. Hal itu juga mencerminkan keberhasilan BRI Life dalam mengelola seleksi risiko yang lebih ketat dan efektif, serta menjaga kualitas portofolio nasabah yang lebih sehat.

“Rasio klaim dan manfaat di kuartal I 2026 menjadi cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah,” ujar Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain, dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).

Ia menambahkan, penurunan klaim secara tahunan sebesar 2,4% tidak lepas dari strategi underwriting yang disiplin serta pengelolaan portofolio yang selektif. Perusahaan anak usaha BRI ini ingin memastikan setiap premi yang dibayarkan nasabah kembali dalam bentuk proteksi yang tepat.

“Kekuatan bisnis kami adalah memastikan perusahaan mampu membayar klaim dan manfaat kepada nasabah. BRI Life akan terus fokus pada perlindungan nasabah,” jelas Andrew.

MEMBACA  Merz Aesthetics Mengungkap Data Global tentang Hubungan Antara Percaya Diri, Penegasan Diri, dan Perawatan Estetika

Tinggalkan komentar