Seorang pengusaha kaya asal Ukraina, Vadym Iermolaiev, mengalami luka-luka akibat ledakan bom ransel di sebuah gedung apartemen di Monako pada Senin (29/6/2026) malam. Ledakan ini juga melukai dua orang lainnya.
Bom rakitan yang dimasukkan ke dalam tas ransel itu meledak di kawasan apartemen yang berada di perbatasan Monako dengan Prancis sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Pihak berwenang menyebut kejadian ini adalah tindakan yang disengaja dan belum pernah terjadi sebelumnya di Kerajaan Monako.
Sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan kepada AFP bahwa salah satu korban luka adalah Vadym Iermolaiev, seorang pengusaha Ukraina. Menteri Negara Monako, Christophe Mirmand, awalnya mengatakan kepada AFP bahwa ledakan itu tampaknya merupakan sebuah “serangan”. Namun, ia kemudian mengubah pernyataannya dan menyebutnya sebagai “ledakan yang disengaja”.