BNPP Tingkatkan Sinergi Multisektor demi Kesejahteraan Komunitas Pesisir

loading…

BNPP memperkuat peran sebagai koordinator pengelolaan kawasan perbatasan dengan kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan potensi unggulan perbatasan laut. Foto/Ist

JAKARTA – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terus memperkuat perannya sebagai koordinator pengelolaan kawasan perbatasan. Caranya dengan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk kembangkan potensi unggulan di wilayah perbatasan laut. Komitmen ini ditegaskan dalam Forum Pengelolaan Potensi Unggulan Kawasan Perbatasan Laut yang diadakan di Yogyakarta, pada Rabu, 8 April 2026.

Asisten Deputi Pengelolaan Kawasan Perbatasan Laut BNPP, Yedi Rahmat, mewakili Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Irjen Pol. Edfrie R. Maith, menyampaikan bahwa forum ini adalah wadah strategis. Tujuannya untuk menyelaraskan berbagai pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi unggulan kawasan perbatasan laut. Ini mencakup sektor kelautan dan perikanan serta sektor unggulan lainya.

Baca juga: BNPP Catat 5.436 Pelintas di 15 PLBN, Entikong Paling Padat

“Forum ini kami rancang untuk memfasilitasi pengembangan potensi unggulan kawasan perbatasan laut secara terintegrasi. Tidak hanya berbicara soal sumber daya laut dan perikanan, tetapi juga bagaimana potensi tersebut dikelola secara kolaboratif agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Edfrie menegaskan, BNPP punya peran strategis untuk memastikan pengelolaan kawasan perbatasan berjalan sesuai agenda pembangunan nasional. Menurutnya, optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut harus dilakukan lewat pendekatan lintas sektor dan lintas wilayah. Tujuannya agar manfaatnya bisa berkelanjutan.

Forum tersebut menghadirkan beberapa narasumber dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Mereka memaparkan peluang dan tantangan dalam mengembangkan potensi unggulan di kawasan perbatasan laut.

Baca juga: PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis

MEMBACA  Goldman Sachs Tingkatkan Peluang Resesi Jadi 25%. Dampak Ekonomi Perang Trump pada Lapangan Kerja

Tinggalkan komentar