BNPB Konfirmasi 57 Korban Longsor Cisarua Telah Teridentifikasi

Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pada Senin bahwa 57 korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat telah berhasil diidentifikasi, dan seluruh jenazah telah diserahkan ke keluarga masing-masing.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, mengataka bahwa proses identifikasi dilakukan menggunakan data antemortem dan postmortem yang dikumpulkan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) polisi sejak hari pertama evakuasi.

Berdasarkan data sementara, hingga Minggu pukul 16.00, tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan telah menyerahkan 74 kantong jenazah kepada Tim DVI. Dari jumlah itu, 17 jenazah masih menjalani pemeriksaan forensik dan identifikasi.

Muhari menyebut proses identifikasi dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan keakuratannya sebelum jenazah dikembalikan kepada keluarga korban.

Dia menambahkan, koordinasi antar-lembaga yang melibatkan polisi, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan rumah sakit rujukan terus berlangsung untuk mempercepat penanganan korban dan upaya pemulihan.

Menurut data terbaru, 517 pengungsi telah kembali ke rumahnya, sementara 159 orang masih berada di pos pengungsian.

Muhari mengatakan operasi SAR dilanjutkan pada Senin, dengan personel memperluas area pencarian dan mengerahkan setidaknya 18 unit alat berat untuk mencari enam orang yang masih dilaporkan hilang.

Dia mencatat, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih menghambat operasi di lapangan.

Longsor yang dipicu curah hujan ekstrem menimbun puluhan rumah di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, pada dini hari 24 Januari lalu, menewaskan setidaknya 80 warga.

Berita terkait: Longsor Cisarua: tim SAR gabungan perluas pencarian untuk 10 orang hilang

Berita terkait: Korban jiwa bertambah seiring tim SAR temukan lebih banyak korban longsor di Cisarua

Penerjemah: M. Riezko Bima, Resinta Sulistiyandari
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Filipina mencari konfirmasi PBB atas dasar laut kontinental luasnya di Laut China Selatan yang diperebutkan.

Tinggalkan komentar