Jumat, 10 April 2026 – 14:20 WIB
Bek Manchester United, Harry Maguire, mengungkapkan alasan seringnya klubnya merekrut pemain yang akhirnya dianggap gagal memenuhi ekspektasi.
Menurut Maguire, status MU sebagai klub raksasa membuat setiap pemain baru menghadapi sorotan yang sangat besar dari media dan fans. Tidak semua pemain bisa beradaptasi dengan tekanan ini, walaupun sebelumnya mereka tampil bagus di klub lama.
Sejak tahun 2019, MU memang dikenal agresif di bursa transfer dengan menghabiskan uang banyak untuk membeli pemain seperti Antony, Jadon Sancho, dan Rasmus Højlund. Termasuk Maguire sendiri yang dulu dibeli dari Leicester City dengan harga rekor untuk seorang bek.
Namun, harga mahal itu tidak selalu berarti performa bagus di lapangan. Banyak pemain yang dibeli dengan biaya fantastis malah mendapat label "gagal" karena tidak bisa bermain baik di Old Trafford.
Pemain Manchester United Harry Maguire
Maguire menjelaskan bahwa tekanan di MU datang dari mana-mana. Mulai dari media, analisis fans, sampai komentar dari mantan pemain yang jadi komentator. Situasi ini membuat setiap kesalahan pemain jadi bahan pembicaraan besar.
"Saya lihat banyak pemain datang ke klub ini dan sejujurnya, klub ini terlalu besar untuk mereka," kata Maguire.
Ia menambahkan, setiap gol atau kesalahan akan selalu dianalisa dengan detail, dan itu adalah bagian dari bermain untuk klub sebesar MU.
Meski begitu, bek berusia 33 tahun itu menilai timnya sekarang mulai menunjukkan perkembangan positif. Skuad Setan Merah terlihat lebih solid dalam beberapa bulan terakhir, seiring dengan hasil yang konsisten di liga domestik.
Maguire juga menekankan pentingnya merekrut pemain yang tepat di bursa transfer nanti. Ia berharap manajemen klub bisa mendatangkan pemain berkualitas untuk memperkuat tim dan bersaing merebut gelar.
"Kami harus bisa bersaing untuk memenangi trofi-trofi besar. Kami butuh lebih banyak pemain berkualitas tinggi untuk masuk ke starting line-up," ujar mantan bek Leicester City tersebut.
Halaman Selanjutnya
Saat ini, Manchester United berada di posisi yang cukup aman untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Mereka menempati peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan 55 poin dari 31 laga.