loading…
Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai meminta agar persidangan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dilakukan secara transparan. Foto: Jonathan Simanjuntak
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai meminta persidangan kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus harus transparan. Soalnya, masyarakat harus bisa ikuti perkembangan proses penegakan hukum itu.
“Kami juga minta supaya oditur militer dan para hakim supaya benar-benar buka secara transparan biar disampaikan ke publik agar publik juga bisa ikuti perkembangannya,” kata Pigai ke wartawan, Senin (20/4/2026).
Pigai juga nandaskan proses hukum harus berjalan objektif dan tidak memihak. Menurut dia, proses hukum harus kasih rasa keadilan sepenuhnya untuk korban.
Baca juga: Pengadilan Militer Tetapkan 3 Hakim yang Akan Adili Kasus Andrie Yunus
“Sekarang kita berharap ya semoga proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, dan imparsial untuk dapatkan rasa keadilan bagi keluarga korban,” tambahnya.
Sementara itu, Juru bicara Pengadilan Militer II-08 Jakarta Mayor Endah Wulandari tegaskan proses peradilan Andrie Yunus akan dilakukan terbuka. Masyarakat juga bisa ikuti perkembangan kasus ini.