BGN Dorong SPPG Unggah Menu Program Makan Gratis di Media Sosial

Bandung, Jawa Barat (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong semua Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengunggah menu makanan yang disediakan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk transparansi untuk publik.

Wakil Kepala BGN untuk Operasi Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya, menyatakan bahwa informasi yang diunggah harus mencakup tidak hanya menu makanan, tetapi juga kandungan gizi dan biaya makanan tersebut.

"BGN sudah menginstruksikan semua SPPG untuk membuat akun media sosial sebagai alat komunikasi antara unit dan masyarakat. Mereka diharuskan mengunggah menu makanan, kandungan gizi, dan harganya," ujarnya di sini, Minggu.

Dia menjelaskan langkah ini dimaksudkan agar masyarakat dapat memantau kualitas dan isi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program.

Sonny menambahkan, masyarakat juga diperbolehkan menyampaikan pengaduan langsung ke SPPG atau dapur MBG jika menemukan menu MBG yang kurang memadai.

"Jika dirasa tidak sesuai, masyarakat bisa menyampaikan keluhan. Itu merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas publik," katanya.

Dia mencatat, masyarakat juga boleh membagikan informasi ini di media sosial, asalkan bertujuan untuk perbaikan layanan dan disertai laporan ke SPPG terkait.

Menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, program MBG diluncurkan pemerintah Indonesia pada 6 Januari 2025, bertujuan memperbaiki status gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah hingga tingkat SMA.

Pemerintah berencana memperluas program ini untuk mencakup lansia dan penyandang disabilitas tahun ini.

Menurut data dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, per 27 Februari 2026, program makanan gratis telah menjangkau 61,2 juta penerima manfaat di 38 provinsi, yang dilayani oleh 24.368 SPPG.

Berita terkait: SPPG bentuk persepsi publik tentang program makan gratis: BGN

MEMBACA  BNPB Dorong Penguatan Budaya Sadar Bencana

Berita terkait: BGN pecat kepala dapur MBG terkait kasus kekerasan anak di Lampung

Berita terkait: Pemerintah: Program MBG tidak potong anggaran pendidikan

Penerjemah: Rubby Jovan, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar