Beras dan Minyak Goreng, Bentuk Kehadiran Negara Menurut Bapanas

Jakarta (ANTARA) –
Wakil untuk Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan di Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyatakan bahwa bantuan pangan beras dan minyak goreng mencerminkan kehadiran pemerintah dalam meringankan beban ekonomi.

“Program ini perlu agar semua masyarakat berpendapatan rendah, totalnya 33,2 juta (keluarga penerima), dapat merasakan kehadiran pemerintah,” kata Astawa di sini pada Minggu.

Pemerintah telah memastikan bahwa pelaksanaan program stimulus ekonomi kuartal pertama 2026, yaitu bantuan beras dan minyak goreng, akan berlanjut hingga April.

Dia menyampaikan harapan agar Bulog, yang mendistribusikan bantuan tersebut, dapat terus mempercepat penyaluran kepada penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Distribusi bantuan pangan ini merupakan bagian dari alokasi Februari-Maret 2026. Setiap bulannya, penerima mendapat 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng.

Penyaluran akan dimaksimalkan hingga April agar semua penerima manfaat dapat mendapatkan bantuan stimulus ekonomi pemerintah.

Astawa mencatat, per 25 Maret, realisasi penyaluran bantuan beras dan minyak goreng telah mencapai 382.529 penerima di 24 provinsi.

Sekitar 7,65 juta kilogram beras dan 1,53 juta liter minyak goreng telah didistribusikan ke masyarakat.

Program bantuan beras dan minyak goreng ini memerlukan anggaran Rp11,92 triliun atau US$701,5 juta, dengan jumlah penerima manfaat yang meningkat signifikan menjadi 33,2 juta di seluruh Indonesia. Sebelumnya, total penerima manfaat berjumlah 18.277.083.

Lima provinsi dengan jumlah penerima manfaat tertinggi adalah Jawa Barat dengan 6.093.530 penerima, disusul Jawa Timur dengan 5.638.478 penerima, Jawa Tengah dengan 5.071.126 penerima, Sumatra Utara dengan 1.756.846 penerima, dan Banten dengan 1.298.597 penerima.

Berita terkait: Pemerintah akan salurkan bantuan beras dan minyak goreng ke 33,2 juta penerima

Berita terkait: Bulog targetkan 720.000 ton bantuan beras untuk 18 juta keluarga pada 2026

MEMBACA  Kasus Korupsi Sritex, Iwan Lukminto dan Anaknya Ditunjuk sebagai Tersangka Pencucian Uang

Berita terkait: Jakarta perkuat bantuan pangan, jaminan sosial untuk pekerja

Penerjemah: Harianto, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar