Jakarta (ANTARA) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membagikan 800 porsi makanan kepada warga terdampak gempa bermagnitudo 4,7 di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan bagian dari respons cepat darurat untuk bencana tanggal 9 April lalu.
Sekretaris Baznas Subhan Cholid mengatakan, lembaganya memprioritaskan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan mendesak penyintas selama fase darurat.
“Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) telah diterjunkan untuk membantu para korban gempa di Flores. Pada masa tanggap darurat, fokus kami adalah memastikan keselamatan mereka dan akses terhadap makanan yang layak,” ujarnya dalam pernyataan dari Jakarta, Rabu.
Dia menyebutkan personel BTB telah mendirikan dapur umum di Desa Terong dan Desa Hamahala, Kecamatan Adonara Timur, sambil juga mendukung upaya evakuasi dan pembersihan puing di area terdampak.
Cholid menambahkan, Baznas berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan relawan agar bantuan menjangkau semua warga terdampak.
“Selain membagikan makanan, Baznas juga memantau kebutuhan mendesak melalui asesmen lapangan yang dilakukan tim BTB untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” jelasnya.
Hasil asesmen awal menunjukkan gempa merusak setidaknya 224 rumah dan tiga fasilitas publik. Kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat di beberapa desa, termasuk Lahamala Jaya, Motonwutun, Dawataah, dan Karing Lamalouk.
Dia mengungkapkan sekitar 1.100 warga mengungsi, berlindung di pusat evakuasi dan ke rumah saudara.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban penyintas dan mendukung upaya pemulihan,” kata Cholid, sembali mengajak publik untuk terus memperhatikan komunitas terdampak.
Pada Senin (13 April), BPBD Flores Timur melaporkan hampir 2.000 orang di 13 desa pada dua pulau terdampak gempa. Sebanyak 18 orang mengalami luka-luka ringan dan tidak ada korban jiwa.
Di hari yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengerahkan kantor wilayah kementeriannya setempat untuk mendistribusikan bantuan pokok kepada masyarakat terdampak.
Kementerian telah mengirimkan 600 paket makanan siap santap, 400 paket makan anak, 500 paket lauk-pauk, 100 kasur dan selimut, 100 paket keluarga, 194 paket pakaian, 100 tenda lipat, dan dua tenda serbaguna, serta barang bantuan lainnya.
*Penerjemah: Sean Filo, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026*