Bawaslu terus memantau distribusi logistik pemilihan di Papua.

Jayapura, Papua (ANTARA) – Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua mengungkapkan bahwa mereka terus memantau distribusi logistik pemilihan di daerah terpencil provinsi timur ini.

Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di distrik dan Kota Jayapura telah mulai mengangkut logistik pemilihan ke kantor KPU di kecamatan, kata Kepala Bawaslu-Papua, Hardin Halidin.

“Menurut laporan yang kami terima dari rekan-rekan di beberapa kantor Bawaslu regional, kantor KPU di beberapa distrik bahkan sudah mulai mengangkut logistik pemilihan pada hari Minggu,” katanya.

Kantor KPU regional yang sudah mulai mengangkut logistik ke kecamatan mereka pada hari Minggu adalah Kantor KPU-Jayapura, Kantor KPU-Mamberamo Raya, Kantor KPU-Kepulauan Yapen, dan Kantor KPU-Supiori, katanya.

Sebagian besar logistik pemilihan akan diangkut ke daerah kecamatan lainnya dengan menggunakan kendaraan pada hari Senin dan Selasa, katanya, menambahkan bahwa dari kecamatan, logistik akan didistribusikan ke semua tempat pemungutan suara sebelum hari pemungutan suara pada 14 Februari.

Sementara itu, Kantor KPU-Papua sebelumnya menyatakan bahwa mereka perlu mengalokasikan anggaran besar untuk mengangkut logistik pemilihan ke sembilan wilayah administratif Papua karena karakteristik geografis provinsi ini.

Untuk mengirim logistik pemilihan ke satu tempat pemungutan suara, komisi mungkin harus mengeluarkan biaya sekitar Rp150 juta (sekitar US$9.503), menurut Kepala Kantor KPU-Papua, Steve Dumbon.

Anggaran besar ini terutama diperlukan karena biaya transportasi, karena untuk mencapai tempat pemungutan suara di pedalaman dan daerah terpencil lainnya, KPU harus menggunakan pesawat charter atau perahu motor, katanya.

Untuk menyelesaikan pengiriman, kurir harus disewa yang akan membawa logistik pemilihan dengan berjalan kaki selama tiga hari untuk mencapai tujuan, kata Dumbon.

Mamberamo Raya adalah salah satu distrik dengan medan geografis yang sulit. Oleh karena itu, komisi akan perlu mengalokasikan Rp10 miliar (sekitar US$633.470) untuk mendistribusikan logistik pemilihan, tambahnya.

MEMBACA  Video menunjukkan prosesi Venezuela, bukan 'pendukung politikus Indonesia di Papua Nugini'

Di Papua, 727.835 pemilih terdaftar akan memberikan suara mereka di 3.109 tempat pemungutan suara di sembilan wilayah administratif.

Wilayah-wilayah tersebut adalah Kota Jayapura dan distrik Jayapura, Keerom, Sarmi, Supiori, Biak Numfor, Waropen, Kepulauan Yapen, dan Mamberamo Raya.

Penerjemah: Evarukdijati, Rahmad Nasution
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Hak Cipta © ANTARA 2024