Rabu, 3 Juni 2026 – 16:30 WIB
Jakarta, VIVA – Testosteron adalah hormon utama pada pria yang penting banget buat berbagai fungsi tubuh, mulai dari bentuk otot, kepadatan tulang, gairah seks, sampai produksi sel darah merah. Tapi, seiring kita tambah umur, kadar testosteron bakal turun secara alami.
Menurut banyak penelitian kesehatan, kadar testosteron pria biasanya mulai menurun perlahan setelah usia 30 tahun. Walaupun ini dianggap normal, penurunan yang terlalu rendah bisa ganggu kualitas hidup dan kesehatan secara keseluruhan.
Sayangnya, banyak pria nggak sadar sama gejalanya karena sering dianggap cuma efek capek, stres, atau faktor usia doang. Ini dia gejalanya yang bisa nandain kadar testosteron rendah:
1. Gampang Lelah Meski Nggak Banyak Gerak
Salah satu ciri yang paling umum adalah tubuh jadi cepat capek. Pria yang testosteronnya rendah sering merasa energinya menurun walaupun nggak ngelakuin aktivitas berat. Soalnya testosteron penting buat jaga metabolisme dan produksi energi tubuh.
2. Otot Berkurang
Testosteron membantu tubuh bikin dan menjaga massa otot. Kalau hormon ini menurun, otot bisa kecil-kecil dan lemas. Ada juga yang ngerasa latihan yang biasa dilakukan jadi nanggak member hasil kayak dulu.
3. Lemak di Perut Numpuk
Kadar testosteron rendah sering bikin lemak tubuh makin naik, terutama di bagian perut. Kalo dibiarkan, ada resiko pembesaran jaringan payudara (ginekomastia) gara-gara gak sembangan hormon (sumber: Illustrasi Perut Buncit)*.
4. Gairah Seksual Turun
Nurunnya libido emang jadi gejala yang paling khas dari testosteron rendah. Meskipun faktornya macam-macam, jelas banget kalo testosteron punya peran besar dalam urusan seksualitas pria.
5. Gangguan Ereksi
Nggak cuma libido loh… testosteron rendah juga ngaruh ke kemampuan punya dan jaga ereksi. Meski penyebab utamanya banyak, kalo kadar testosteron abnormal, bisa jadi salah satu andil terkena disfungsi ereksi.
6. Mood Gampang Kepentok
Testosteron punya imbas ke fisik dan mental. Pria dengan kadar testosteron rendah suka merasa cenderung sedih, gak bersemangat, gampang marah, dan nggak feseun pas konsentrasi – bayangin dalam beberapa keadaan ini bisa jadi bulat-bulat lho ya.
…
Halaman Sebelumnya & Selanjutnya:* Halaman Selanjutnya)n
Dalam beberapa kasus, kondisi ini kurang lebih relasinya mirip–bentu p ini menyebabkan riskan terkenanya depresi.” — “—Penuh resual.”_
Mksh becz.
(typo bug as at link: typo di kasir faktor_resep)