Banjir Bandang Melanda Sitaro Sulut, Menewaskan 9 Jiwa

Senin, 5 Januari 2026 – 15:30 WIB

Sembilan orang meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Bencana ini terjadi pada Senin dini hari, pukul 02.30 WITA.

Baca Juga :


BNPB: Aktivitas Ekonomi di Wilayah Terdampak Bencana Aceh Mulai Membaik

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan ada tiga kecamatan yang terdampak. Ketiganya adalah Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat.

Banjir Bandang di Sitaro, Sulawesi Utara

Baca Juga :


Penampakan Ponpes Darul Mukhlisin Aceh Tamiang, Sudah Bersih dari Tumpukan Kayu

“Kejadian ini berlangsung setelah hujan deras yang turun di wilayah itu dalam waktu yang lama,” ucapnya dalam keterangan resmi.

Abdul menjelaskan, tim menemukan banyak material seperti batu dan lumpur yang menutupi jalanan dan bahkan masuk ke rumah-rumah penduduk.

Baca Juga :


Purbaya Minta BNPB Ajukan Tambahan Dana untuk Pemulihan Bencana Sumatera

Namun, berdasarkan lapangan, air banjir sudah mulai surut. Meski begitu, jaringan listrik dan komunikasi di daerah terdampak masih terputus.

“Data sementara dari tim BPBD Sitaro mencatat, korban jiwa terdiri dari sembilan orang meninggal, lima orang masih dicari, 17 orang luka-luka, dan 102 orang mengungsi di gedung GMIST Bethbara,” jelasnya.

Selain itu, lima unit rumah dilaporkan hanyut. Kerugian material lainya masih dalam proses pendataan.

Banjir Bandang di Sitaro, Sulawesi Utara

Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pencarian korban yang hilang. Kendala utama di lapangan adalah transportasi, karena harus menyesuaikan jadwal penyebrangan kapal menuju Kepulauan Sitaro.

Banjir Bandang Terjang Sitaro Sulut, Enam Tewas-Ratusan Jiwa Terdampak

Banjir bandang yang menerjang permukiman warga di Kelurahan Bahu, Lindongan lll, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara

MEMBACA  Tingkat pengangguran terbuka terendah sejak era reformasi: menteri

VIVA.co.id

5 Januari 2026