Bali Tegaskan Keamanan Pulau Usai Peringatan Perjalanan dari Korea Selatan

Denpasar, Bali (ANTARA) – Kepolisian Bali berupaya menenangkan wisatawan mancanegara menyusul peringatan perjalanan dari Kedutaan Besar Korea Selatan, dengan menekankan bahwa pulau ini tetap aman dan nyaman bagi para turis.

Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen. Daniel Adityajaya mengakui kekhawatiran yang disampaikan oleh Seoul, tapi menekankan bahwa aparat terus bekerja untuk menjamin keamanan pelancong domestik maupun asing.

“Kami memahami kekhawatiran tersebut dan menghargai koordinasi yang telah terbangun. Bali tetap aman, dan kami terus memberikan perlindungan kepada wisatawan,” ujarnya pada Kamis.

Data kepolisian menunjukan penurunan 23 persen kejahatan yang melibatkan warga negara asing antara Januari dan April 2026 dibandingkan periode sama tahun lalu.

Pihak berwenang menyoroti hal ini sebagai bukti bahwa keamanan tetap terjaga meski jumlah kunjungan tinggi.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, polisi Bali baru-baru ini melaksanakan operasi selama 16 hari yang mengungkap 166 kasus kriminal dan menangkap 181 pelaku, terutama terkait pencurian dan kekerasan.

Patroli kemudian diperketat di kawasan wisata populer seperti Seminyak, Canggu, Ubud, Sanur, dan Nusa Dua.

Upaya tambahan meliputi hotline multibahasa 24 jam (nomor 110) untuk turis, dan peluncuran sistem pengawasan Cakrawasi pada Maret 2026, yang memantau pergerakan warga negara asing melalui laporan hotel dan akomodasi untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Otoritas juga berkoordinasi erat dengan imigrasi, pejabat pariwisata, kedutaan, dan pemangku kepentingan industri, sambil mempersiapkan fase kedua operasi yang fokus pada perlindungan wisatawan.

Kedutaan Besar Korea Selatan mengeluarkan peringatannya pada 1 April, menyebut kejahatan seperti pembunuhan, penculikan, dan pelecehan seksual di area seperti Jimbaran, Seminyak, dan Canggu.

Mereka mendorong warganya untuk berhati-hati, mencatat bahwa peningkatan jumlah pengunjung belum diimbangi dengan penguatan keamanan terhadap kejahatan lintas negara.

MEMBACA  Rishi Sunak Minta CEO Bergerak Cepat dalam AI—Atau Hadapi Risiko di Sisi yang Salah dari Ekonomi Berbentuk K

Meski ada peringatan tersebut, polisi Bali bersikeras bahwa sebagian besar kunjungan wisatawan tetap aman dan nyaman. “Keamanan Bali adalah tanggung jawab bersama, dan kami pastikan kondusifitas tetap terjaga,” kata Adityajaya.

Berita terkait: Polisi tangkap warga Inggris yang masuk red notice di Bandara Ngurah Rai

Berita terkait: Dua tersangka diburu dalam kasus pembunuhan warga Belanda di Bali

Penerjemah: Rolandus Nampu, Resinta Sulistiyandari
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar