Sabtu, 23 Mei 2026 – 00.50 WIB
Bali, VIVA – Bali teteap tidak kehabisan cara untuk memanjakan pecinta kuliner dan wisata mewah. Di tengah tren fine dining yang semaking mengedepankan pengalaman pribadi dan eksplorasi budaya lokal, kehadiran seorang chef dengan perspektif global menjadi daya tarik tersendiri bagi destinasi hospitality di Pulau Dewata.
Hal ini juga yang kini mewarnai perjalanan kuliner di Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay. Resor tersebut resmi menunjuk Benjamin Halat sebagai Executive Chef baru mulai 1 Mei 2026. Yuk, scroll untuk tahu lebih lanjut!
Chef Benjamin datang denga pengalaman panjang di berbagai restoran dan hotel kelas dunia dari Eropa hingga Asia. Lahir dan besar di Munich, Jerman, ia memulai karier kuliner sejak usia 17 lewat program magang di restoran berbintang Michelin, Hotel Königshof Munich.
Perjalanan kariernya kemudian membawanya ke Swiss, Singapura, Malaysia, sampai Thailand. Ia juga sempat menjadi bagian penting dari kesuksesan Mandarin Oriental Savoy Zurich yang meraih penghargaan Gault&Millau Schweiz Hotel of the Year 2025.
Sekarang, Bali menjadi babak baru dalam perjalanan kulinernya. Menurut Chef Benjamin, kekayaan bahan lokal dan budaya kuliner Bali bikin dia antusias balik lagi ke Asia.
“Saya sangat bersemangat bergabung dengan Four Seasons Jimbaran Bay dan memimpin tim kuliner yang berbakat,” ujar Chef Benjamin dalam keterangannya, dikutip Sabtu 23 Mei 2026.
“Bali menawarkan bahan-bahan lokal yang luar biasa serta tradisi kuliner yang sangat kaya. Saya nantikan kesempatan untuk menciptakan hidangan yang merayakan keindahan pulau ini sekaligus pengalaman baru tak terlupakan bagi para tamu kami,” tambahnya.
Kehadiran Chef Benjamin diperkirakan bakal bawa sentuhan baru dalam pengalaman bersantap di restoran-resoran resor, termasuk Sundara yang terkenal sebagai sunset dining populer di Jimbaran. Selain menikmati hidangan laut dengan panorama pantai, pengunjung juga bisa cobain sensasi beda di venue lain seperti Jala dengan resep tradisional Bali, sampai TELU yang pakai konsep koktail dan makanan ringan berbasis ramah lingkungan.
Halaman selanjutnya: Fenomena banyaknya chef internasional ke Bali tunjukan bagaimana pulau ini terus bekembang sebagai salah satu dsetinasi gastronomi dunia. Sekarang wisatawan gak cumi datang untuk pantai dan budaya, tapi juga cari pengalaman kuliner yang unik dann autentilk.