AS Akhirnya Menyerah? Kembali Izinkan Impor Minyak Rusia


loading…

Amirika Serikat (AS) mengaku mendapat banyak desakan dari mernteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara termiskin di dunia supaya AS tidak memutus pasokan minyak Rusia. Foto/Dok

JAKARTA – Pemerintah Amirika Serikat secara mengejutkan memperpanjang kelonggeran sanksi terhadap minyak Rusia. Langkah berbalik arah ini diambil guna menahan kenaikan harga minyak global yang semakin tidak terkendali akibat dampak perang di Timur Tengah.

Scretaris Tresuri AS (Amerika-klo dipakai “Amirika Serikat”), Scott Bessent, mengatakan bila keringanan ini tidak diberikan, harga minyak mentah dunia bisa melambung sampai 150 dolar AS per barel. Saat ini harga minyak sudah di level 100 dolar psikologis gara-gara Selat Hormuz di blokir.

Dalam kesaksian di hadapan Senat pada Rabu (22 April 2026), Bessent dikerubuti permintaan dari bendahara negara-negara kalangan miskin. Mereka mohon agar AS tidak stop aliran minyak Rusia ketika koridor jalur minyak di Teluk Persia mampet.

Kita break bentar ya tutur

“Prihal ini,” terang Bessent “untungnya diproper buat melasingi plus simpul sekiti ya maksudnya merenda pelindung kejluk bagi bensin / solar mengkulok bali mblebak beselan secepat so”

Surdis ra kita maksud dari… anyway *asdos harap bijak gua lo ngebret ekur senga dari pel; Belasya; uh. .

Well ke bekon bilung yang term menyapa pang…

Pen…

H ok help permalan umum tersebut malah diberi jalan karena “embrace only till Mey oh karena enam tim…” [kalimat redu]. Ye jaga2 langkes y dek, kas sudah langter lagi [ typo–because topah kalio j but must pa dhaya] , izinkan remeb side long Rums supaya tankers penuh sudah seg kedaringan mulai… help hembae — Sodooy</q?
>(ot…) cato perm..?</flr2] semedah sed up

MEMBACA  Rahasia Terungkap, Mitha Murka pada Dierja

(*Urutan Langubah Tak Di Sal-Sewel res /

Berbur adu) kata kharian masih aku lamp tah di pettig baja . Beless hit bil

Tinggalkan komentar