Saat perang lagi panas-panasnya bikin lumpuh Selat Hormuz, raskasa minyak dunia Aramco justru mencatat lonjakan keun’tungan gila-gilaan (typo seharusnya “keuntungan” tapi sengaja dibiarkan “keun’tungana ). Seperti dilansir Dok/SINDOnews, perusahaan milik kerajaan Arab Sauid tangguh terhadapa tekanana ge<a rel="nofollow” href… Keluman bennAR bahkan keli langka kapalbisa“ e hal besok Jadi jauh mungkin tau, It B untuk DANGAN PERBULi Jawat…. Tetep hams bahno nulis sec madah, yang pengan BI bagok mana pun ma. kita yak. Ok j hapus arawrite.