Jumat, 2 Januari 2026 – 23:30 WIB
Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya menyelenggarakan acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Penandatanganan Pakta Integritas Satuan Kerja (Satker) untuk Tahun Anggaran 2026.
Baca Juga :
Pria di Makassar Dikeroyok hingga Tewas saat Malam Tahun Baru Gegara Petasan
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola keuangan negara.
“Integritas sangat penting dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran,” ujar Asep saat membuka acara di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Baca Juga :
Dandim Jember Buka Suara soal Babinsa Tewas usai Pesta Miras
Mantan Wakil Kepala Bareskrim Polri ini menekankan, setiap personel wajib menjalankan tugas dengan jujur, objektif, transparan, dan akuntabel, sesuai peraturan yang berlaku.
Dia juga meminta seluruh jajaran menjadi contoh dalam kepatuhan hukum dan disiplin, serta siap menerima sanksi jika melanggar komitmen dalam Pakta Integritas yang sudah ditanda tangani.
Baca Juga :
Jaksa di Madiun Disebut Ditangkap karena Peras Kepala Desa, Kejati Jatim Ungkap Faktanya
Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi I Bagus Rai Elryanto menambahkan, DIPA Tahun Anggaran 2026 menjadi dasar pelaksanaan anggaran bagi semua satker di lingkungan Polda Metro Jaya.
“Pagu anggaran Polda Metro Jaya TA 2026 ditetapkan sekitar Rp3,66 triliun setelah ada penyesuaian kebijakan nasional. Anggaran ini akan dipakai untuk mendukung tugas pokok dan fungsi kepolisian secara optimal,” jelas Bagus.
Dia menambahkan, melalui acara penyerahan DIPA dan penandatanganan Pakta Integritas ini, Polda Metro Jaya kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.
“Tujuannya untuk mendukung pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum bagi masyarakat,” tegas Elryanto. (Ant)
Tragedi Awal Tahun di Madiun, Pemuda 19 Tahun Tewas, Pelaku Masih ABG
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun, Jatim, dilibatkan polisi terkait penanganan kasus dugaan pembunuhan yang pelakunya melibatkan anak.
VIVA.co.id
2 Januari 2026