Akun Fortnite yang Diduga Milik Jeffrey Epstein Viral, Inilah Kebenarannya!

Selasa, 10 Februari 2026 – 20:00 WIB

Jakarta, VIVA – Dunia online lagi rame dengan kabar yang cukup mengejutkan: sebuah akun game Fortnite diklaim milik Jeffrey Epstein, tokoh kontroversial yang meninggal pada 2019. Klaim ini memicu banyak spekulasi liar, termasuk teori bahwa Epstein sebenarnya masih hidup dan main game setelah kematiannya.

Baca Juga :
10 Game Offline Balapan dan Sports Terbaik 2026 yang Bisa Dimainkan Kapan Saja

Klaim ini muncul dari sebuah postingan di platform X (dulu Twitter) oleh akun Truthpole, yang membagikan tangkapan layar profil Fortnite dengan username “littlestjeff1”. Dalam gambar itu, akun tersebut terlihat aktif dan bahkan dikaitkan dengan lokasi di Israel.

Baca Juga :
Daftar Kode Redeem Game Heartopia Februari 2026, Ada Hadiah Menarik!

Kabar ini kemudian cepat menyebar, karena ada dokumen hukum yang pernah dirilis, di mana nama “littlestjeff1” muncul dipakai untuk pembelian V-Bucks (mata uang dalam game Fortnite) pada Mei 2019.

Tapi, apakah bener akun itu milik Jeffrey Epstein? Ternyata, setelah diselidiki, klaim tersebut tidak benar.

Baca Juga :
Jeffrey Epstein Mata-Mata Israel?

Fakta: Epic Games Tegaskan Akun Itu Bukan Milik Epstein

Menanggapi spekulasi, Epic Games selaku pengembang Fortnite memberikan klarifikasi tegas. Mereka menjelaskan bahwa akun yang viral itu bukan milik Jeffrey Epstein. Berikut penjelasannya:

  1. Akun itu milik pemain biasa
    Epic Games menegaskan akun tersebut adalah milik pemain Fortnite biasa yang mengganti nama akunnya jadi “littlestjeff1” setelah nama itu muncul di dokumen publik. Jadi, bukan Epstein yang bikin akunnya, tapi pemain lain yang pakai nama itu untuk cari perhatian.

  2. Situs statistik Fortnite cuma tunjukkan nama terbaru
    Situs pelacak statistik Fortnite hanya menampilkan nama akun yang terbaru, bukan riwayat nama lama. Akibatnya, ketika orang lihat data akun itu, mereka cuma melihat nama “littlestjeff1” tanpa tahu itu hasil ganti nama. Hal ini yang bikin bingung dan memicu klaim bahwa akun itu "selalu" pakai nama itu.

  3. Tidak ada bukti kaitan dengan email Epstein
    Klaim bahwa akun Fortnite itu terkait Epstein juga muncul karena ada email yang disebut-sebut sebagai identitas pembeli V-Bucks. Namun, Epic Games menegaskan tidak ada hubungan antara email di dokumen hukum dengan sistem mereka, jadi tidak ada bukti langsung kalau Epstein pernah pakai akun tersebut.

    Halaman Selanjutnya

    Kasus ini jadi contoh bagaimana informasi yang tidak lengkap bisa berkembang jadi teori konspirasi. Sebuah perubahan nama akun oleh pemain biasa, lalu dicampur dengan dokumen legal yang tidak sepenuhnya dipahami, akhirnya menciptakan narasi yang sensasional.

MEMBACA  Acer Predator Z57 57-Inch: Layar Mini LED melengkung yang mampu memperluas periferal

Tinggalkan komentar