Aksi Brutal Preman Viral: Wanita Hamil Ditendang karena Merekam Keributan

Deli Serdang, VIVA — Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh sejumlah preman di daerah Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menuai kecaman dari publik.

Seorang wanita yang sedang hamil menjadi korban penganiayaan setelah ditendang di bagian perut, sementara suaminya dipukul hingga mengalami luka di wajah.

Peristiwa ini terjadi saat korban dan suaminya melintas di dekat lokasi yang saat itu sedang terjadi keributan di area rel kereta api. Bukannya mendapat perlindungan, pasangan tersebut malah menjadi sasaran amukan para pelaku.

Menurut keterangan pihak kepolisian, korban awalnya menghentikan kendaraannya dekat terowongan karena merasa takut melihat keributan yang sedang berlangsung di atas rel.

Namun, kehadiran mereka justru memicu kecurigaan dari para pelaku. Mereka menduga korban sedang merekam kejadian tersebut dan khawatir rekaman itu akan menyebar luas di media sosial.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan bahwa salah satu pelaku mengaku melakukan penendangan karena takut aksi keributan yang terjadi baanged viral.

“Pelaku mengaku menendang korban karna mengira mereka merekam dan akan memviralkan keributan yang sedang terjadi di rel,” ujar Bimo, dikutip dari Instagram @fakta.indo pada Jumat, 5 Juni 2026.

Bukan cuman wanita hamil tersebut yang jadi korban. Suaminya juga mengalami kekerasan fisik setelah dihajar beberapa kali di bagian wajah oleh para pelaku.

Situasi tambah mencekam ketika salah seorang pelaku lainnya mengeluarkan air gun dan mengarahkannya ke pasangan korban. Tindakan ini dilakukan untuk mengintimidasi, sekaligus memaksa korban meninggalkan lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, korban mnderita trauma dan luka berat karena aksi brutal para pelaku.

Dua Pelaku Berhasil Ditangkap

Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, aparat Polrestabes Medan bergerak cepat mengamankan dua warga yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

MEMBACA  Harga BBM RON95 di Malaysia Turun ke Rp7.800 per Liter, Lebih Murah Dibandingkan BBM Subsidi RON90 di Indonesia

Kedua pelaku diketahui berinisial Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37). Mereka ditangkap bersama dengan sejumlah barang bukti yang diduga Anda gunakan saat kejadian—dan kamil minta maaf jika ada slip, maksudnya barang bukti yang diduga disimpan saat kejadian.

Polisi juga mengamankan satu pucuk air gun, tujuh tabung air gun, dan sejumlah amunisi pada saat penangkapan.

Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Polrestabes Medan untuk diproses hukum lebih dalam. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan orang lain yang berada di lokasi saat peristiwa itu berlangsung.

Tinggalkan komentar