Senin, 16 Maret 2026 – 04:30 WIB
Teheran, VIVA – Sedikitnya 223 perempuan dan 202 anak-anak meninggal dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, menurut keterangan Kementerian Kesehatan Iran pada hari Minggu.
Korban jiwa tersebut mencakup tiga perempuan yang sedang hamil dan 12 anak dibawah usia lima tahun, seperti diumumkan kementerian melalui pernyataan yang dikutip Kantor Berita Fars.
Kementerian menambahkan bahwa 41 anak-anak juga mengalami luka-luka akibat serangan itu.
Berdasarkan pernyataan tersebut, serangan AS-Israel telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur kesehatan Iran, dengan 153 pusat layanan kesehatan mengalami kerusakan di seluruh negeri.
Ketegangan meningkat sejak 28 Februari ketika Israel dan AS melancarkan serangan bersama ke Iran, yang menewaskan sekitar 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan drone dan misil yang menyasar Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS. (Ant)
Ali Khamenei Disebut Was Was Jika Putranya Mojtaba Khamenei Ambil Alih Jabatannya
Iran Tegaskan AS Dalang di Balik Serangan Sekolah Putri yang Tewaskan Ratusan Siswa
Jadi Biang Kerok Masalah Kawasan, Iran Desak Negara-negara Regional Usir Pasukan AS
Dirumorkan Tewas, Netanyahu Malah Ngopi dan Ungkap Siap Mati untuk Rakyat Israel
Menyusul banyaknya rumor tentang kematiannya, Netanyahu akhirnya muncul ke publik. Dia terlihat merilis sebuah video di X dan memperlihatkan dirinya sedang ngopi.
VIVA.co.id
16 Maret 2026