Apple Gugat OpenAI, Tuduh Curi Rahasia Dagang

Apple menggugat OpenAI pada hari Jumat karena mencuri rahasia dagang mereka. Ini langkah yang luar biasa, karena Apple yang punya nilai pasar 4,6 triliun dolar sekarang berhadapan dengan startup AI yang berkembang cepat. Apple sedang bersiap untuk merilis produk hardware baru yang banyak dipengaruhi oleh mantan kepala desain Apple.

Dalam gugatan di Pengadilan California Utara, Apple menuduh dua mantan karyawan yang sekarang bekerja di OpenAI mencuri data rahasia. Data itu termasuk informasi tentang produk yang belum dirilis, spesifikasi teknis, dan detail pemasok serta kontraktor Apple. OpenAI juga disebut sebagai tergugat, bersama io Products, perusahaan desain hardware yang dibeli OpenAI tahun lalu. io Products didirikan bersama oleh Jony Ive, mantan kepala desain Apple.

Apple bilang dalam dokumen gugatan, “Dari staff teknis sampai kepala hardware, dan bersama mitra bisnis, OpenAI terus mencuri rahasia dagang kami. Bisnis hardware OpenAI sekarang berdiri di atas fondasi yang goyah, busuk karena mencuri rahasia dagang.”

OpenAI memberi pernyataan ke Fortune, “Kami tidak tertarik dengan rahasia dagang perusahaan lain. Kami fokus membuat teknologi inovatif yang memberdayakan semua orang.”

Gugatan ini menunjukkan hubungan kedua perusahaan yang tadinya bekerja sama untuk membawa ChatGPT ke platform Apple dan Siri kini memburuk. Kemitraan itu meredup, dan pada Januari lalu Apple beralih ke Google untuk Apple Intelligence.

Juru bicara Apple bilang, “Tim kami terus menciptakan teknologi baru untuk produk terbaik, dan melindungi kerja keras serta kekayaan intelektual kami sangat penting.”

Apple menuduh Tang Tan, kepala hardware OpenAI dan mantan wakil presiden Apple, mencuri rahasia secara sistematis. Ia menggunakan kode rahasia Apple saat merekrut, menyuruh pewawancara berbagi rahasia Apple, dan meminta mereka membawa komponen hardware Apple ke wawancara. Tan meninggalkan Apple di tahun 2024 setelah 24 tahun bekerja, mulai dari desainer produk sampai wakil presiden desain iPhone dan Apple Watch.

MEMBACA  Suku Bunga HELOC Rendah, Namun Belum Tentu Bertahan Lama

Chang Liu, anggota staff teknis OpenAI, dituduh mengunduh puluhan file hardware rahasia. Termasuk spesifikasi teknis, presentasi engineering, dan data produk yang belum dirilis. Liu juga menyuruh seorang karyawan Apple untuk menghindari tim keamanan saat menyalin file. OpenAI juga dituduh memakai pengetahuan tentang pemasok Apple untuk mendekati mitra rantai pasokan.

Tuduhan ini mengejutkan karena Apple terkenal menjaga kerahasiaan produknya dengan ketat.

OpenAI sedang mengembangkan perangkat keras untuk menjalankan ChatGPT. Ini bagian dari strategi mereka punya produk fisik sendiri. OpenAI telah merekrut beberapa pemimpin produk Apple, dan pada Mei 2025 mereka membeli io Products milik Ive seharga 6,4 miliar dolar.

CEO OpenAI Sam Altman sudah lama bicara tentang gadget AI baru yang bisa menggantikan ponsel pintar. Kepindahan Ive ke OpenAI juga menarik perhatian. Ive tidak disebut dalam gugatan ini.

Gugatan datang saat kedua perusahaan dalam masa transisi. CEO Apple Tim Cook akan menyerahkan jabatan ke John Ternus pada September. OpenAI juga bersiap untuk IPO saham perdana, sambil bersaing dengan perusahaan AI seperti Anthropic dan Google.

Apple meminta pengadilan untuk menghentikan pencurian, memberikan ganti rugi, dan menyatakan kesalahan OpenAI.

Ini bukan pertama kalinya OpenAI dituduh mencuri. Tahun 2023, New York Times menggugat OpenAI dan Microsoft karena memakai konten mereka untuk melatih AI tanpa izin. Pada Juni lalu, hakim California menolak gugatan dari xAI milik Elon Musk, yang menuduh OpenAI merekrut mantan insinyur xAI untuk mencuri informasi tentang chatbot Grok.

Tinggalkan komentar