Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa tim ekspedisi lintas lembaga yang dipimpin oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menemukan cadangan emas dan beberapa kandungan mineral baru di daerah pegunungan Papua.
Penemuan ini diumumkan beberapa jam sebelum Presiden menyampaikan pidato saat meluncurkan program wajib B50 di rest area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (9 Juli).
“Dalam dua atau tiga minggu, tim sudah menemukan cadangan emas yang besar dan cadangan mineral lainnya,” kata Prabowo di acara peluncuran tersebut.
Karena itu, beliau mengajak semua pihak untuk memiliki rasa optimisme yang sama terhadap masa depan Indonesia.
“Masa depan kita sangat baik, sangat cerah. Sekarang kita hanya harus terus maju, menjaga bangsa kita, menjaga kebaikan, mengurangi kejahatan. Kita harus berhenti borupsi, kita harus menghentikan penyelundupan, kita harus menghentikan narkoba, kita harus menghentikan judi online,” lanjut Prabowo.
Di acara yang sama, Presiden juga menyoroti kekayaan alam Indonesia yang masih sangat besar, termasuk cadangan batu bara serta ladang gas alam yang baru ditemukan di Blok Andaman lepas pantai Aceh dan Blok Masela di Maluku Barat Daya.
“Kita masih punya lapangan (gas) yang sangat besar di Masela, Maluku Barat Daya, di Natuna, di Kalimantan. Kita juga baru menemukan ladang besar, dan kita temukan CNG. Kita masih impor LPG tapi kita punya banyak CNG,” katanya.
Kepala negara menambahkan bahwa Jawa Tengah sudah mulai menggunakan compressed natural gas (CNG) sebagai pengganti liquefied petroleum gas (LPG), dan berharap inisiatif ini bisa diperluas ke daerah lain di Indonesia.
“CNG ada di seluruh Indonesia, dan teknologinya sudah ditemukan untuk menghasilkan gas dari batu bara di bawah tanah yang dalam dan belum dimanfaatkan. Saudara-saudara, di tengah krisis global, Indonesia terbukti memiliki kekuatan,” kata Prabowo.