Trump Lancarkan Serangan ke NATO saat Hari Pertama KTT di Turkiye Berakhir

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan rasa “sangat kecewanya” terhadap NATO pada hari pertama pertemuan puncak aliansi pertahanan di Turki. Pertemuan ini langsung memperlihatkan ketegangan terkait pengeluaran belanja pertahanan Eropa, perang Rusia-Ukraina, serta masa depan Greenland.

Trump tiba di Ankara pada Selasa bersama pemimpin NATO lainnya. Sidang utama akan digelar pada Rabu. Pertemuan ini berlangsung di saat yang rapuh bagi aliansi berusia 77 tahun tersebut, di mana Trump kerap memicu perpecahan soal Iran, Greenland, dan komitmen Washington untuk melindungi anggota lain.

Usai mengkritik anggota NATO dalam konferensi pers bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Trump berkata jika pertemuan ini “tidak diadakan di Turki, di mana teman saya adalah pemimpin yang sangat kuat, mungkin saya tidak akan datang.” Trump juga menyebut sejumlah negara Eropa yang dinilainya tidak mendukung AS selama perang melawan Iran. “Kenapa kami menghabiskan ratusan miliar dolar saat mereka tidak ada untuk kami? Kami selalu ada untuk mereka,” katanya. “Italia menolak kami, Jerman menolak kami, dan Prancis menolak kami.”

Sebaliknya, Trump memberikan pandangan positif kepada Ankara, menyinggung “keterikatan” antara AS dan Turki, berjanji akan mencabut sanksi, dan akan segera memutuskan kemungkinan penjualan jet F-35. “Kami punya hubungan yang sangat baik,” ujarnya.

Belanja Pertahanan

Agenda utama NATO tahun ini adalah komitmen anggota untuk menaikkan anggaran pertahanan, sebagian karena desakan Trump. Data NATO terbaru menunjukkan hanya lima negara anggota yang diproyeksikan memenuhi target pengeluaran 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk pertahanan inti pada tahun 2026. Angka ini berasal dari kesepakatan tahun lalu di Den Haag yang menaikkan target belanja untuk persenjataan dan personel dari sebelumnya dua persen.

MEMBACA  SPPG Polri Pejaten Dipuji Rockefeller Foundation, Produksi 3.000 Porsi MBG per Hari

Menjelang pertemuan puncak, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mendesak “rencana yang jelas, konkret, dan kredibel” untuk belanja pertahanan, sambil menekankan bahwa bukti yang ada sejauh ini sudah “mengesankan”. Dalam pidatonya, Rutte menyebut ancaman dari China, Korea Utara, dan Iran selain Rusia yang industrinya terus memasok perang di Ukraina. “Kita harus tetap waspada,” kata Rutte.

Analis Alexandru Hudisteanu mengatakan bahwa pendekatan Trump yang “agresif” menyadarkan negara-negara Eropa bahwa mereka perlu mengeluarkan lebih banyak uang. Namun data NATO juga menunjukkan beberapa anggota diperkirakan hanya akan membelanjakan sekitar dua persen dari PDB.

‘Not for Sale’

Trump kembali memanaskan ketegangan soal Greenland kepada wartawan, mengatakan wilayah itu “harus dikuasai AS, bukan Denmark”. Selama berbulan-bulan, Trump ngotot menguasai wilayah otonom Denmark itu demi keamanan AS, menyebabkan ketegangan dengan Kopenhagen dan Eropa.

Usai pernyataan Trump di Ankara, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan dia berharap sekutu menghormati kedaulatan Denmark dan menerima bahwa Greenland tidak untuk dijual. “AS ingin memiliki dan menguasai Greenland. Saya berharap sudah diketahui semua orang bahwa hal ini tidak akan terjadi,” kata Frederiksen. Dia menambahkan tidak ada rencana untuk membahas Greenland, Arktik, atau kawasan Utara selama pertemuan puncak. Menteri Luar Negeri Greenland, Mute Egede, menulis di Facebook bahwa masa depan Greenland harus diputuskan oleh rakyatnya sendiri dan akan selalu begitu.

Perang Rusia-Ukraina

NATO diperkirakan akan menjanjikan dukungan militer lebih lanjut untuk Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak al meminta aliansi meningkatkan bantuan pertahanan udara setelah serangan Rusia yang mematikan di Kyiv. Zelenskyy yang kembali menyerukan agar Ukraina diizinkan bergabung dengan NATO, mengatakan di Facebook bahwa dia telah menandatangani perjanjian baru dengan Estonia, Belanda, dan Denmark di Ankara, yang mencakup peluang produksi bersama dan pengembangan teknologi pertahanan.

MEMBACA  Serangan Israel di Gaza Tewaskan 34 Orang, Termasuk Beberapa di Dekat Lokasi Bantuan

Perjanjian lebih lanjut diharapkan akan ditandatangani dengan Jerman, Norwegia, Finlandia, dan Kanada. Norwegia akan menyediakan tiga miliar kronor Norwegia ($306,2 juta) untuk pertahanan udara Ukraina, khususnya melindungi dari rudal balistik. Eropa dan Kanada diharapkan berjanji akan terus mengalirkan bantuan militer ke Ukraina pada tahun 2026 dan 2027.

Trump dijadwalkan bertemu Zelenskyy di sela-sela pertemuan puncak pada Rabu setelah sebelumnya berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ditanya soal perang Rusia di Ukraina, Trump berharap konflik segera terselesaikan. “Saya pikir keduanya mau membuat kesepakatan. Sayang sekali butuh waktu lama, tapi saya pikir pasti akan ada hasil,” kata Trump.

Tinggalkan komentar