Netflix (NFLX) Diuntungkan Oleh Berbagai Faktor Positif

RiverPark Advisors, sebuah perusahaan penasihat investasi yang juga menaungi reksa dana RiverPark, baru saja merilis surat investor untuk Kuartal Pertama 2026. Surat itu membahas tentang dana mereka yang bernama RiverPark Large Growth Fund.

Selama kuartal tersebut, pasar saham Amerika Serikat mengalami penurunan. Indeks S&P 500 turun 4,33% dan indeks Russell 1000 Growth turun 9,78%. Awal tahun pasar sempat naik, tapi kemudian menjadi tidak stabil karena meningkatnya ketegangan dengan Iran. Bank sentral AS (The Fed) tidak mengubah suku bunga di bulan Januari dan Februari. Namun, harga energi yang naik dan data ekonomi yang melemah membuat investor khawatir akan terjadinya stagflasi. Akibatnya, investor mulai memikirkan ulang kapan dan seberapa besar penurunan suku bunga akan dilakukan.

Situasi ini membuat sentimen investor berpaling dari saham teknologi dan pertumbuhan. Kekhawatiran tentang inflasi, suku bunga, dan masalah rantai pasokan menjadi penyebabnya. Perputaran saham yang dipengaruhi oleh faktor AI juga sangat mempengaruhi sentimen. Antusiasme terlihat pada perusahaan semikonduktor yang terkait dengan belanja infrastruktur AI, sementara perusahaan perangkat lunak terkena dampak negatif karena dianggap rentan terhadap gangguan AI. Dana RiverPark memiliki banyak saham perangkat lunak yang harganya jatuh, sementara hanya memiliki sedikit saham semikonduktor yang untung besar dari belanja AI. Hal ini mempengaruhi kinerja dana. Meskipun menghadapi tantangan, perusahaan tetap yakin dengan prospek jangka panjang perusahaan-perusahaan dalam portofolionya.

Dalam surat yang sama, RiverPark Large Growth Fund juga menyoroti saham Netflix.

Menurut data, harga saham Netflix ditutup di harga $77,65 per lembar pada 2 Juli 2026. Return saham Netflix dalam satu bulan terakhir adalah -7,06%, dan dalam 52 minggu terakhir sahamnya turun 41,12%. Nilai pasar Netflix saat ini adalah sekitar $326.97 miliar.

MEMBACA  Jika Saya Memulai Lagi dengan $1.000 di Saham Hari Ini, Ini Persis yang Akan Saya Beli

RiverPark menjelaskan bahwa Netflix berkontribusi positif di kuartal pertama, dengan kenaikan sekitar 3%. Ini jauh lebih baik dari pasar yang sedang turun tajam. Beberapa berita baik terjadi di kuartal itu. Di bulan Januari, Netflix memutuskan untuk tidak jadi membeli Warner Bros. Discovery. Hal ini dianggap sebagai kabar baik karena menghilangkan ketidakpastian. Investor pun mulai kembali fokus pada fundamental Netflix yang kuat. Laporan laba Q4 2025 menunjukkan pendapatan tahun 2025 sekitar $45,2 miliar, margin operasi mendekati 29,5%, dan total pelanggan berbayar global di atas 325 juta. Manajemen perusahaan juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan tahun 2026 sebesar 12-14% dengan margin operasi yang naik ke 31,5%. Model bisnis Netflix yang berbasis langganan dan beroperasi global membuat saham ini dianggap aman saat terjadi kekhawatiran geopolitik di bulan Maret.

RiverPark tetap percaya Netflix adalah platform streaming global terkuat dengan keunggulan bersaing yang langgeng. Pustaka konten yang hebat, teknologi yang baik, bisnis iklan yang terus tumbuh, serta kemampuan menaikkan harga langganan dinilai akan menghasilkan banyak pendapatan. Dengan uang tunai yang kuat, Netflix dinilai siap untuk terus tumbuh.

Menurut data, total ada 144 dana lindung nilai yang memiliki saham Netflix. Angka ini sedikit turun dari kuartal sebelumnya yang berjumlah 146. Beberapa analis mengatakan potensi dividen f Cisco masih besar.

Informasi lebih lengkap tersedia juga di laporan saham hedge fund lainnya. Karena itu Anda bias langsung hubungi https itu untuk hasil safe

Tinggalkan komentar