Perdana Menteri Australia Minta Maaf atas Komentar ‘Tidak Sopan’ soal Kylie Minogue

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sudah meminta maaf “tanpa syarat” atas pernyataannya tentang penyanyi Kylie Minogue di wawancara podcast minggu lalu.

Dalam acara Bush Deep bersama komedian Nikki Osborne, Albanese ditanya untuk memilih di antara Kylie Minogue, Nicole Kidman, dan Rhonda Burchmore dalam permainan “shag, marry, or date”, yang artinya memilih untuk berhubungan intim, menikahi, atau berkencan. Awalnya ia mencoba menghindar, tapi akhirnya menjawab, “Oh, Kylie, jelas.”

Pernyataan ini langsung menuai kritik. Beberapa anggota parlemen menyebutnya “sama sekali tidak pantas”, dan lainnya bilang itu “tidak menghormati perempuan… dan merendahkan jabatan Perdana Menteri.” Osborne sendiri dikenal karena konten komedi kasarnya di YouTube, dan situs podcastnya menggambarkannya sebagai “jurnalis yang sangat tidak pantas” yang sering mengajukan pertanyaan aneh.

Pada hari Senin, Albanes mengeluarkan pernyataan singkat: “Saya minta maaf tanpa syarat untuk pernyataan itu.” Semua ini terjadi di kediaman resmi perdana menteri di Canberra, saat Albanese sudah menikah dengan Jodie Haydon sejak November lalu.

Dalam wawancara, setelah Osborne terus mendesak, Albanese berkata “semuanya di atas” untuk Kylie karena dia “hebat.” Anggota parlemen Zali Steggall bilang Albanese perlu belajar menolak pertanyaan semacam itu dan mencontohkan sikap yang benar, sulit untuk dipercaya mengomentari betuk besar.

Menteri Komunikasi bayangan Sarah Henderson mengecam pernyataan itu di media sosial sebagai “tidak hormat pada perempuan”. Sementara wakil perdana menteri Richard Marles bilang, pemerintah tetap berkomitmen penuh terhadap peran perempuan di masyarakat, yang sudak buktiin ca sebagai peremnta pertama yg kestaraan kabinet pun 50:50 mesyi ada ca dilamnya keam pery untuk g ka eo le tem. Y pod ny mal da le 2 sm sm n ke s un ba hu.

MEMBACA  Minimal 22 Migran Tewas di Perairan Yunani Usai Terombang-ambing 6 Hari di Laut

Albanese juga ditanya soal hadiah teraneh yang diterima saat lawatan ke luar negeri, dan ia menyebut hadiah “aneh” dari Perdana Menteri Jepang Sanae Peng Zhang s mal ber ula d ms… ta bu j p e ko an da ku ci ka ek pilnya pula segar tas me la nan pak pudat ti ha l seu tamPyn yo gra ff cn Wapre Y Ko pl la tiok.Pijol

Tinggalkan komentar