3 Saham yang Layak Dibeli Saat Aksi Jual Infrastruktur AI

Selama beberapa tahun terakhir, pasar saham naik karena saham-saham kecerdasan buatan (AI). Tapi baru-baru ini, saham-saham itu harganya turun, sehingga mungkin ini saat yang baik untuk membeli. Ada kekhawatiran bahwa pengeluaran untuk AI suatu saat akan melambat.

Namun saat ini, perusahaan pemilik pusat data besar mengatakan bahwa mereka mendapatkan keuntungan yang bagus dari investasi mereka. Mereka juga berencana untuk terus mengeluarkan banyak uang untuk membangun pusat data AI.

Lewati Nvidia di tahun 2009? Sinyal langka ini muncul lagi. Di tahun 2009, sinyal "Double Down" muncul untuk sebuah perusahaan chip kecil bernama Nvidia. Sekarang, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, sinyal "Total Conviction" yang sama muncul untuk sebuah perusahaan yang ukurannya 1/100 dari Nvidia. Lanjutkan ยป

Mari kita lihat tiga saham AI yang bisa dibeli saat harganya turun.

Sumber gambar: Getty Images.

Nvidia: Pemain AI orisinil

Tidak ada perusahaan yang lebih diuntungkan dari pembangunan infrastruktur AI selain Nvidia. Nvidia sekarang menjadi perusahaan terbesar di dunia. Unit pemrosesan grafis (GPU) buatannya adalah chip utama untuk melatih model AI. Perangkat lunak CUDA buatannya, tempat sebagian besar kode AI dasar dibuat, membuatnya punya keunggulan besar di bidang ini.

Tapi Nvidia sekarang bukan hanya GPU. Ia sudah menjadi pemain infrastruktur AI yang lengkap. Nvidia punya portofolio jaringan yang kuat dan terus berkembang. Pembelian perusahaan Groq memberikan chip khusus untuk inferensi. Nvidia juga sudah masuk ke pasar CPU untuk pusat data. Semua ini membuat Nvidia bisa menawarkan sistem lengkap untuk tugas AI tertentu, dan ini akan membuat pertumbuhannya terus kuat di masa depan.

AMD: Pendatang baru di AI

MEMBACA  Mengapa Saham Transocean Ltd. (RIG) Naik Pada Hari Senin?

Advanced Micro Devices (AMD) mungkin kalah dari Nvidia dalam hal melatih model AI, tapi posisinya bagus untuk inferensi dan AI agen.

Inferensi nantinya diperkirakan akan menjadi lebih besar dari pelatihan. GPU AMD lebih cocok untuk inferensi karena tugasnya lebih bergantung pada memori. Desain chip AMD memungkinkanmemori lebih banyak. Pembelian MEXT dan ZT Systems baru-baru ini akan memungkinan AMD menawarkan sistem lengkap untuk inferensi. AMD sudah punya dua kemitraan besar di bidang ini, dan itu akan mendorong pertumbuhannya di tahun-tahun mendatang.

Selain itu, AMD siap menjadi yang paling diuntungkan dari AI agen. AI macam ini membutuhkan lebih banyak CPU di pusat data. Ini akan membantu AMD, yang merupakan pemimpin di bidang CPU dan sudah merebut pangsa pasar dari Intel. AMD sekarang sedang mengembangkan CPU khusus untuk AI agen, dan ia melihat pasar ini bisa mencapai 120 miliar dolar AS dalam beberapa tahun ke depan.

Micron: Pemenang di bidang memori

Pasar memori terus tumbuh pesat. Micron Technology, sebagai salah satu dari tiga pembuat DRAM terbesar, mendapat untung besar. Micron baru saja melaporkan angka keuangan yang luar biasa. Pendapatan naik dari 9,3 miliar dolar AS dari tahun lalu menjadi 41,5 miliar dolar AS. Margin keuntungan kotornya melonjak dari 37,7% menjadi 84,6%.

Permintaan untuk memori bandwidth tinggi (HBM) masih sangat besar. HBM adalah memori khusus yang dipasangkan dengan GPU untuk meningkatkan performa. Pasokan Micron sudah terjual habis hingga tahun 2027 dan 2028. Micron memperkirakan tahun depan HBM akan menjadi pasar senilai 100 miliar dolar AS. Micron juga sudah menandatangani perjanjian pelanggan jangka panjang yang tidak bisa dibatalkantermasuk HBM dan NAND, yang sebagian berlaku hingga tahun 2030.Hal ini bisa mengurangi naik-turunnya bisnis memori.

MEMBACA  Morgan Stanley's Slimmon mengatakan S&P 500 siap mencapai hampir 6.000 pada akhir tahun.

Micron terus menambah kapasitasnya Walaupun pasar diperkirakan akan tetap kekurangan pasokan dalam waktu dekat. Dengan perjanjian-perjanjian itu dan situasi pasar, saham Micron bagus untuk dibeli setelah harganya baru saja turun.

Haruskah kamu membeli saham Nvidia sekarang?

Sebelum kamu membeli saham Nvidia,pertimbangkan hal ini:

Tim analis Stock Advisor Motley Fool baru saja mengidentifikasi 10 saham terbaik untuk dibeli investor sekarang. Dan Nvidia tidak termasuk di dalamnya. 10 saham yang dipilih cocok untuk pertumbuhan jangka panjang dan bisa memberi imbal hasil yang besar dalam beberapa tahun mendatang.

Coba bayangkan Netflix masuk daftar ini pada 17 Desember 2004 dan jka kamu investasi 1.000 dolar AS pada saat rekomendasi itu, kamu akan punya 418.761 dolar AS! Atau saat Nvidia masuk daftar ini pada 15 April 2005, dengann investasi 1.000 dolar AS, kamu akan punya 1.195.804 dolar AS oleh karena itulah orang mendengarkan, hasil dari Stock Advisor bisa mengalahkan Indeks S&P 500 sebanyak 4 kali lipat. Dapatkan 10 saham terbaru untuk keberlangsungan kau di masa investasi. Lihat

Tinggalkan komentar