Kalau sebuah restoran berhenti membayar karyawannya, itu biasanya tanda awal masalah keuangan. Pelanggan mungkin juga melihat tanda-tanda sebelum restoran favorit mereka tutup. Kadang hal kecil seperti kekurangan staf, jam operasi yang dikurangi, menu populer yang habis, atau tanda lain bahwa uang sedang tidak cukup.
"Ini jarang cuma soal kualitas makanan atau pemasaran. Biasanya masalahnya dari seluruh nilai yang ditawarkan," kata Robin Gagnon, pendiri dan CEO We Sell Restaurants, ke Food Institute. Dia bilang pelanggan lihat nilai, bukan hanya harga. Mereka lihat "kualitas makanan, kecepatan, konsistensi, kemudahan, pemesanan digital, suasana, dan apakah merek itu masih terasa relevan."
Kadang, yang terjadi memang tidak jelas, dan pintunya cuma tutup begitu saja.
Masalah penggajian adalah salah satu tanda yang paling jelas. Itu artinya perusahaan kesulitan memenuhi kewajiban paling dasar. Itulah yang baru terjadi di beberapa restoran Beef-a-Roo milik perusahaan.
Beef-a-Roo Tutup Restoran
Beberapa restoran Beef-a-Roo tutup pada Kamis, 2 Juli. "Telepon ke delapan restoran di Rockford, Loves Park, Machesney Park, dan Roscoe tidak dijawab pada jam buka normal," lapor WIFR. Karyawan setempat bilang setidaknya dua restoran tutup karena kehabisan makanan.
Situs web Beef-a-Roo juga sudah offline, dan pemesanan lewat aplikasi sudah tidak bisa. Dari arsip situs, tertulis misi restoran itu: "Cari makanan yang terasa seperti di rumah? Di Beef-a-Roo, setiap sandwich, salad, dan kentang goren dibuat segar dengan bahan premium dan kebanggaan kota. Dari sandwich daging panggang khas kami hingga kentang goreng dan burger serta shake buatan tangan, kami di sini menyajikan makanan berkualitas."
Rilis dari Beef-a-Roo Inc. menyebut penutupan ini untuk restoran: Highcrest di 1680 N. Alpine Rd. Rockford, West Dundee (Illinois), Springfield (Kearney) dan Joplin (Missouri), Warsaw (Center Street, Indiana), Pittsburg (Kansas), serta Little Rock (Arkansas).
"Keputusan ini tetap tidak mudah karena berdampak pada orang, komunitas, dan karyawan yang kerja keras," kata Wakil Presiden Jeremy Wise. "Tanggung jawab kami membuat keputusan sulit hari ini untuk kesuksesan jangka panjang Beef-a-Roo."
Beef-a-Roo Berhenti Bayar Karyawan
Penutupan ini terjadi setelah karyawan bilang gajinya berhenti. "Penundaan ini karena gangguan tak terduga dalam proses pendanaan" kata Wise. Dia bilang semua karyawan diperkirakan dibayar penuh.
Karyawan melakukan mogok pada 3 Juli di Rockford. "Kami ajak masyarakat bergabung di Beef-a-Roo N. Second Street dari jam 4-7 besok untuk mogok dan kirim pesan ke kantor pusat di Texas", begitu bunyi pernyataan pekerja.
Kantor pusat sudah bilang restoran yang ditutup itu hanya "diistiahatkan" untuk sementara. Tidak jelas kapan akan buka lagi. Beefe-a-Roo pun tidak menanggapi permintaan komentar lebih lanjut.