BTSE Indonesia Resmi Diluncurkan, Kantongi Izin OJK

BTSE Group resmi meluncurkan BTSE Indonesia, yaitu platform aset kripto dan aset keuangan digital yang sudah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di Indonesia.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi BTSE Group untuk memperkuat ekspansi di Asia, terutama di pasar kripto yang tumbuh paling cepat. Dengan hadirnya BTSE Indonesia, mereka menargetkan bisa mendapatkan 400 ribu hingga 500 ribu pengguna di tahun pertama.

Selain itu, BTSE juga ingin menarik investor Indonesia yang selama ini masih menggunakan platform kripto dari luar negeri.

Chief Strategy Officer BTSE Indonesia, Stephanie Kusnadi, mengatakan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar kripto yang paling menjanjikan di Asia. Selain jumlah investornya yang besar, regulasi yang terus dikembangkan pemerintah juga menjadi alasan utama BTSE berekspansi ke sini.

“Kenapa kami masuk ke Indonesia? Karena kami melihat pasar yang cukup besar. Selain itu, ada berbagai regulasi yang mendukung perkembangan industri aset digital di Indonesia,” ujar Stephanie saat peluncuran BTSE Indonesia di Langham SCBD, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Ia menambahkan, perkembangan regulasi sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan pelaku industri. Contohnya adalah pembentukan bursa aset kripto, UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta regulasi baru tentang real world asset (RWA), tokenisasi aset, dan stablecoin yang keluar pada pertengahan Juni 2026.

“Regulasi-regulasi itu membuat industri kripto di Indonesia semakin menarik ke depannya,” katanya.

Meskipun begitu, ia mengakui masih banyak investor Indonesia yang memilih platform kripto asing. Stephanie melihat ini sebagai tantangan sekaligus peluang bagi BTSE Indonesia untuk bersaing.

“Itu sebenarnya tantangan buat kita untuk membawa kembali user yang main di luar. Caranya dengan membuat produk yang lebih menarik serta mengedukasi pengguna bahwa pajak di Indonesia sebenarnya tidak setinggi yang mereka kira,” ujarnya.

MEMBACA  Sjoerd Woudenberg Bergabung dalam Tim Kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

BTSE Indonesia hadir sebagai bursa aset kripto yang sudah memiliki izin sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Dengan izin ini, BTSE Indonesia bisa bekerja sama dengan bank nasional dan penyedia layanan pembayaran untuk menyediakan berbagai layanan transaksi menggunakan rupiah.

Tinggalkan komentar