Perempuan Ukraina Jadi Tersangka Utama Serangan Bom di Monako, Nama Tercatat di Interpol

Tiga korban, termasuk seorang anak berusia 13 tahun, sudah dirawat di rumah sakit.

Dua orang dewasa mengalami luka parah dan dibawa ke Rumah Sakit Universitas Nice (CHU), sedangkan sang anak yang luka ringan dirawat di rumah sakit anak Lenval di Nice dalam kondisi tidak kritis.

Menurut laporan AFP, pada hari Rabu kondisi pria tersebut sudah tidak mengancam jiwa lagi, namun kondisi wanitanya masih belum stabil identitas para korban belum. dikonfirmasi oleh otoritas Monako, tapi berdasarkan laporan lokal, serangan itu menargetkan Vadym Yermolaiev bersama pasangan dan putranya.

Yermolaiev, 58 tahun, adalah pengembang properti kaya yang tinggal di Monako. Ia merupakan warga negara Siprus setelah melepaskan kewarganegaraan Ukraina pada tahun 2019.

Ia memiliki kepentingan besar di bisnis anggur dan alkohol di Krimea yang dianeksasi Rusia, dan sejak 2023 menjadi sasaran sanksi dari pemerintah di Kyiv.

Pada tahun 2020, Forbes menobatkannya sebagai orang Ukraina terkaya ke-39 dengan harta sebesar 230 juta dolar AS (sekitar 173,8 juta poundsterling).

MEMBACA  Perekrut Kremlin Hancurkan Target dan Bisa Naikkan Tujuan 2025, Kata Kepala Intelijen Ukraina

Tinggalkan komentar