Produk Makanan RI Raih Potensi Deals Rp80 Miliar di Taipei Show 2026

Kementerian Perdagangan menyatakan produk makanan Indonesia berhasil mendapat potensi transaksi senilai 5 juta dolar AS, atau sekitar Rp89,5 miliar, melalui Paviliun Indonesia di Food Taipei Mega Show 2026.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, mengatakan pencapaian ini menunjukkan kepercayaan Taiwan yang semakin besar terhadap kualitas produk makanan Indonesia.

“Potensi transaksi sebesar 5 juta dolar AS menunjukkan bahwa produk makanan Indonesia memiliki kualitas, nilai tambah, dan daya saing yang semakin diakui di pasar Taiwan,” kata Fajarini dalam pernyataan di Jakarta pada Jumat.

Potensi transaksi ini juga merupakan hasil sinergi antara Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Kementerian Perdagangan, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), serta mitra-mitra lain.

Kepala KDEI di Taipei, Arif Sulistiyo, mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini adalah strategi pemerintah untuk perluas pasar ekspor sekaligus menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli.

Sebanyak 20 perusahaan Indonesia memamerkan berbagai produk makanan unggulan yang berkualitas, inovatif, dan bernilai tambah, sehingga bisa bersaing di pasar global.

Produk yang dipamerkan antara lain sarang burung walet, makanan laut, camilan buah, mie rendah kalori, madu, kopi rempah-rempah, saus dan bumbu premium, gula aren sagu, serta berbagai produk olahan perikanan.

Menurut data Kementerian Perdagangan, total perdagangan antara Indonesia dan Taiwan mencapai 3,10 miliar dolar AS pada Januari-April 2026.

Angka tersebut terdiri dari ekspor Indonesia ke Taiwan senilai 1,59 miliar dolar AS dan impor dari Taiwan sebesar 1,51 miliar dolar AS.

Hasilnya, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar 80 juta dolar AS.

Sementara itu, total perdagangan antara Indonesia dan Taiwan mencapai 9,95 miliar dolar AS pada tahun 2025.

MEMBACA  Pengusaha berbasis di UAE, EDGNEX, bermitra dengan Proen dalam usaha patungan senilai $1 miliar

Ekspor Indonesia ke Taiwan tercatat sebesar 5,54 miliar dolar AS, sedangkan impor dari Taiwan sebesar 4,41 miliar dolar AS. Oleh karena itu, Indonesia mendapat surplus perdagangan sebesar 1,13 miliyar dolar AS.

Tinggalkan komentar