Langsing, Cantik, dan Agak Membosankan

Sekarang ini dunia dipenuhi oleh monitor gaming 4K yang mahal tapi berkualitas tinggi. Setiap tahun, layar QD-OLED menjadi sedikit lebih baik, dan sulit mencari fitur baru yang membedakannya dari model sebelumnya. Lenovo Legion Pro 27UD-10 juga sama, tapi monitor ini tetap menjadi favorit saya untuk gaming sepanjang tahun ini.

Yang membuat saya tertarik dengan monitor QD-OLED 27 inci, 240Hz seharga $800 ini adalah fokusnya pada tampilan yang indah. Layar Lenovo di gawai gaming dan laptop gaming biasanya sangat glossy. Ini meningkatkan kualitas visual, tapi berisiko terhadap pantulan dan silau. Jadi, monitor ini cocok untuk ruang gaming yang gelap seperti gua, agar kamu bisa memaksimalkan kecerahan OLED-nya.

Lebih dari itu, Legion Pro 27UD-10 ini sangat kaya fitur. Monitor ini punya banyak port, sudut pandang yang bagus, dan bisa diputar serta dimiringkan dengan lebar, sehingga sangat serbaguna. Layarnya sangat tipis tapi tetap kokoh. Tapi, jangan bohong, sebagai gamer monitor ini juga agak membosankan. Tidak ada lampu RGB yang mencolok, malah tidak ada speaker bawaan. Tapi kalau kamu tidak masalah dengan itu, fitur lainnya di monitor 27 inci ini sudah lebih dari cukup.

Lenovo Legion Pro 27UD-10 Gaming Monitor

Kelebihan: Kecerahan tinggi dengan dukungan Dolby Vision, Kontras bagus, Penyangga yang serbaguna, Putaran 90 derajat untuk layar vertikal, Pilihan port yang solid.

Kekurangan: Tempat ponsel plastik yang canggung, Tidak ada jack headphone atau speaker, Layar glossy yang memantulkan cahaya.

Monitor ini serbaguna dan tetap sangat tipis.

Tidak seperti monitor Asus ROG Swift OLED, monitor Legion Pro 27UD-10 tidak dikemas dalam kardus murahan. Memasangnya juga tidak semudah monitor lain; kamu harus mengencangkan empat sekrup. Setelah dipasang di meja, monitor putih-hitam ini terlihat menarik dengan alas heksagonal yang berlubang. Layarnya sangat tipis, meskipun ada backplate besar yang membuatnya terlihat besar. Sayangnya, monitor ini tidak punya headphone jack.

MEMBACA  Penawaran Buku Terbaik: Dapatkan Edisi Kolektor Khusus 'It Ends with Us' karya Colleen Hoover dengan harga di bawah $13

Tanpa lampu RGB, satu-satunya hiasan adalah tempat ponsel plastik di alasnya. Plastik ini bisa menutupi layar ponsel dan kamu tidak bisa melepasnya. Untungnya, monitor ini sangat serbaguna. Kamu bisa memiringkan layar dari -5 hingga 22 derajat, memutar 45 derajat ke kiri atau kanan, dan bahkan memutarnya 90 derajat untuk layar vertikal. Tinggi monitor bisa diatur hingga 135mm, lebih tinggi dari monitor Asus yang hanya sekitar 3 inci.

Jika kamu menaikkan monitor setinggi-tingginya, bracket kabel akan terlihat, yang bisa membuat meja terlihat berantakan. Monitor ini juga punya port yang banyak, termasuk dua HDMI 2.1, satu DisplayPort 1.4, tiga USB-A, dan satu USB-C. USB-C bisa memberikan daya 15W dan bisa digunakan untuk menampilkan layar. Satu-satunya port yang hilang adalah jack headphone, DisplayPort tambahan, atau port ethernet.

Monitor ini sangat terang. Layar ini menggunakan teknologi QD-OLED Penta Tandem dari Samsung. Biasanya OLED punya dari ribuan dioda kecil yang bisa menghasilkan kontras yang luar biasa, karena tidak ada lampu latar. Tapi satu lapis OLED tidak begitu terang, jadi Samsung menggunakan lima lapis untuk menambah kecerahan. Monitor ini bisa mencapai kecerahan puncak 1.300 nits di HDR, yang sangat terang untuk gaming siang atau malam. Lenovo mengklaim monitor ini bersertifikat VESA DisplayHDR True Black 400 dan kompatibel dengan Dolby Vision.

QD pada namanya adalah singkatan dari quantum dots, yang merupakan lapisan untuk meningkatkan warna. Semua ini membuat gambar terlihat lebih spektakuler di game yang fokus pada warna dan kontras. Misalnya, di game Cairn, monitor ini berhasil menampilkan grafis cell-shaded dengan definisi yang jelas antara bagian terang dan gelap. Kamu pasti akan lebih puas dengan game yang bergaya.

MEMBACA  Kiat, Jawaban, dan Bantuan Wordle NYT Hari Ini (#1553) untuk 19 September

Ini adalah monitor 240Hz. Monitor ini mendukung variable refresh rate dan AMD FreeSync.

monitor QD-OLED ini punya layar glossy. semua LCD dan monitor QD memerlukan perawatan yang agak ekstra dibandingakan LCD tradisional. jika kamu suka bermain game di dekat jendela, layar glossy yang mengilap pasti akan merefleksikan lingkungan dan kepala kamu sendiri saat monitor menampilkan warna hitam pekat.

Apakah monitor ini layak $800? Ada pilihan lain seperti monitor Alienware AW2725Q seharga $650, yang tidak seterang monitor Lenovo ini. Tapi monitor Lenovo ini cukup low profile dibanding monitor gaming pada umumnya. Dan meskipun agak membosankan, bagi saya ini monitor layar datar yang terbaik. pokoknya gitu dah, sesuai ke pra dengan yang pembaca la mau. pada pem ben sekali ringan hanya perlu jaga pantuuurn gk e, he5 pun karena ini!… aahay yah aah jadi sudah mantap pantes er ajs git SUKSES selalu bun sus kay :()) se jen yes tetep bkan, te untuk diper ak ut ama demiak tencar berikut ahank ok itu om ing cocol kali gas ngot boh well krhm. easy done boggle kami no

Tinggalkan komentar