Wasit perdagangan Korea Selatan tuduh Google menyalahgunakan posisi di toko aplikasi Android

Regulator antitrust Korea Selatan mengatakan pada hari Rabu bahwa Google, milik Alphabet, menyalahgunakan posisi dominannya di pasar toko aplikasi Android. Hal ini dilakukan untuk menghambat persaingan. Regulator akan merekomendasikan tindakan perbaikan dan denda.

Biro Pengawasan Pasar dari Komisi Perdagangan Adil Korea (KFTC) menemukan dugaan penyalahgunaan posisi dominan Google di pasar toko aplikasi Android mempengaruhi pendapatan sebesar 14,16 triliun won, atau sekitar 9,1 miliar dolar AS. Temuan ini disampaikan dalam briefing media.

Menurut laporan, dari Juli 2019 hingga Maret 2026, Google menjalankan program bernama “Project Hug” atau Games/Google Velocity Program. Dalam program ini, Google menawarkan dukungan keuangan kepada pengembang game dalam dan luar negeri. Dukungan ini diberikan asalkan mereka menggunakan layanan Google seperti Cloud, Ads, dan YouTube, dan juga harus meluncurkan game di toko aplikasi Google dengan syarat yang setidaknya sama baiknya dengan toko aplikasi pesaing.

Kontraknya dibuat sedemikian rupa sehingga semakin besar pendapatan pengembang dari Google Play, semakin besar bantuan keuangan dari Google. Hal ini mendorong pengembang untuk lebih mengutamakan Google.

Laporan tersebut mengatakan program ini menyebabkan pengembang tidak terlalu tertarik mendistribusikan game di toko aplikasi saingan, seperti OneStore milik Korea Selatan. Akibatnya, aktivitas bisnis pesaing terhambat dan pengembang harus secara tidak langsung hanya bekerja sama dengan Google.

Google mengeluarkan pernyataan kepada Reuters. Mereka berkata, “Google Play bersaing secara adil dengan toko aplikasi lain dan memberikan banyak manfaat bagi pengembang dan konsumen di Korea. Kami telah bekerja sama dengan baik dalam penyelidikan KFTC, dan kami akan terus menunjukkan kepada Komisioner bahwa tidak ada pelanggaran hukum.”

Jika komisi akhirnya memutuskan Google menyalahgunakan posisi dominannya, Google bisa didenda hingga 6% dari pendapatan yang terpengaruh, yaitu 9,1 miliar dolar AS.

MEMBACA  Trump Bilang Negosiasi Perdagangan 'Terlalu Membuang Waktu', Lebih Mudah Kirim Surat Saja

Google memiliki waktu delapan minggu setelah menerima laporan untuk menanggapi secara tertulis dan memeriksa bukti. Biro Pengawasan Pasar berkata mereka berencana mengadakan sidang komisi penuh dan mengeluarkan keputusan akhir segera setelah hak hukum Google dihormati.

Tinggalkan komentar