Berita AI sekarang sangat kacau, sebagian karena aturan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan perusahaan AI masih tidak jelas. Tapi dikabarkan ada kesepakatan sukarela dengan perusahaan AI besar yang sedang dibuat, dan ini mungkin bisa memperbaiki situasi.
Menurut Financial Times, minggu depan pemerintah Trump dan beberapa perusahaan AI terkemuka di AS akan mengumumkan standar baru untuk model AI canggih, terutama soal keamanan siber. Sumber anonim mengatakan bahwa Pusat Standar dan Inovasi AI (CAISI) di bawah Departemen Perdagangan, dan Badan Keamanan Nasional (NSA) di bawah Pentagon, akan menjadi bagian penting dalam standar ini.
Pada 12 Juni, AS memberi perintah kontrol ekspor ke Anthropic yang mematikan model AI terbaru mereka selama sisa bulan tersebut. OpenAI juga khawatir hal serupa terjadi, jadi mereka menunda peluncuran model terbaru mereka untuk berjaga-jaga.
Awal pemerintah Trump, Wakil Presiden JD Vance menunjukkan sikap longgar terhadap peraturan AI. Tapi sekarang sikap itu berubah drastis. Pemerintah sudah bertindak tegas ke Anthropic, mengeluarkan perintah eksekutif tentang AI, dan sekarang siap dengan standar baru.
Pemerintah seharusnya “mengembangkan proses benchmarking rahasia untuk menilai kemampuan siber model AI dan menentukan kapan suatu model harus disebut sebagai ‘covered frontier model’.” Jika proses ini benar-benar rahasia, publik tidak akan tahu standar apa yang dipakai. Tapi cari tahu sebagian standarnya dari praktik bersama beberapa perusahaan.
Belum jelas perusahaan mana saja yang ikut perjanjian sukarela ini. Menurut FT, Anthropic, OpenAI, Amazon, Microsoft, dan Google disebut. Menariknya, Meta tidak disebut, padahal minggu lalu ada bocoran that Meta masih menolak dan pemerintah Trump berusaha keras mendapatkan persetujuan Meta.