Stellantis dan Factorial Mulai Uji Jalan Dodge Charger Daytona Bertenaga Baterai Solid-State di Amerika Utara

Stellantis (STLA) adalah salah satu saham yang dinilai undervalued namun punya potensi naik besar. Pada tanggal 11 Juni, Stellantis dan Factorial mengumumkan uji coba jalan raya pertama di Amerika Utara untuk mobil listrik yang menggunakan teknologi baterai solid-state. Baterai itu dipasang di Dodge Charger Daytona, dan menggunakan sistem FEST milik Factorial. Sistem ini bisa menghasilkan energi yang tinggi dan kemampuan mengisi daya yang sangat cepat.

Ini adalah momen penting dari uji coba di laboratorium ke penggunaan nyata. Program tes ini berlangsung untuk menyesuaikan kinerja sistem, keamanan, dan daya tahan baterai. Proyek ini juga membuktikan kalau teknologinya bisa dibuat menggunakan alat yang sama dengan baterai lithium-ion biasa. Artinya, langkah ini membantu kita membuat baterai solid-state dengan harga terjangkau, yang nantinya bisa dipakai untuk mobil massal.

Kerja sama ini membuat Stellantis dan Factorial membuat standar baru bagi industri untuk membawa teknologi solid-state itu ke pasar. Mulai dari adaptasi sistem kontrol kendaraan hingga desain pak baterai yang cocok untuk mobil. Stellantis sendiri adalah perusahaan mobil asal Belanda yang memproduksi Jeep, RAM, Dodge, Maserati, dan lainnya.

Walaupun STLA promsien bagus, ada saham AI lain yang kami rasa punya keuntungan lebih besar dan lebih kecil risikonya. Cek laporan gratis soal saham AI terbaik untuk jangka pendek jika Anda tertarik.

MEMBACA  Saham CoreWeave Didukung Nvidia Anjlok, Keterlambatan Pusat Data Pukul Proyeksi Pendapatan Tahunan

Tinggalkan komentar