Era kecerdasan buatan mungkin terdengar seperti kabar baik bagi para pengusaha—bukan untuk memulai bisnis dengan AI, tetapi karena pencuri yang pintar bisa mencuri peralatan dari lokasi pembangunan dan menjualnya dengan cepat.
Itulah rencana beberapa pencuri di negara bagian Illinois. Sayangnya bagi mereka, polisi menangkap mereka setelah berhasil mencuri kumparan kawat tembaga senilai lebih dari 300.000 dolar dari pusat data yang jaraknya ratusan mil, dilaporkan oleh Business Insider, bersama dengan peralatan curian lainnya.
Penyidik dari kantor Sheriff Cook County menemukan dua trailer minggu lalu yang berisi peralatan pusat data senilai sekitar 1,3 juta dolar, termasuk kumparan kawat tembaga senilai lebih dari 300.000 dolar. Trailer-trailer itu ditemukan di area parkir truk di Chicago setelah polisi mendapat informasi tentang pencurian tembaga. Setelah menemukan trailer pertama, polisi menanyai pemilik area parkir dan tahu bahwa orang yang meninggalkan trailer itu juga membawa trailer lain seminggu sebelumnya. Ternyata, trailer kedua juga berisi bahan curian dari pusat data.
Bahan-bahan tersebut dilaporkan dicuri dari Pine Hill, Alabama. Di sana, ada banyak target bagi pencuri karena negara bagian itu sedang membangun banyak proyek pusat data—termasuk janji investasi sebesar 1,5 miliar dolar dari Google untuk memperluas kampus pusat datanya di Alabama.
Para pencuri dalam kasus ini masih buron dan belum ada yang ditangkap. Namun, mereka tampaknya sering bepergian jauh. Selain bahan dari Alabama, Business Insider melaporkan bahwa trailer kedua berisi barang curian dari Jacksonville, Florida. Jadi, mereka tampaknya berkeliling Amerika dengan barang curian itu, tetapi tertangkap sebelum bisa menjualnya.
Pencurian kargo sudah menjadi bisnis besar di Amerika Serikat. Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan bahwa pencurian ini menyebabkan kerugian hingga 35 miliar dolar setiap tahun. Biro Kejahatan Asuransi Nasional baru-baru ini melaporkan bahwa kerugian akibat pencurian kargo naik 27 persen pada tahun 2024 dan diperkirakan akan naik sekitar 22 persen pada tahun 2025.
Pusat data memang sasaran yang masuk akal bagi pencuri, dan kasus di Illinois ini bukan satu-satunya. Laporan baru-baru ini dari The Canadian Press menyoroti sebuah kasus di mana dua belas muatan tembaga dan barang elektronik dicuri dalam perjalanan, yang membuat perusahaan pengiriman rugi sekitar 5 juta dolar. Itu salah satu cara untuk menghentikan pembangunan pusat data.