China akan menjadikan kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari pendidikan, mulai dari sekolah dasar sampai universitas. Ini dilakukan berdasarkan rencana lima tahun baru dari Dewan Negara.
Dokumen yang dikeluarkan hari Senin meminta AI diajarkan di semua tingkat pendidikan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang AI, agar mereka paham teknologi ini dan bisa menggunakannya untuk menemukan dan menyelesaikan masalah.
Rencana ini merupakan bagian dari pembaruan yang lebih besar untuk sistem sekolah di China. Fokusnya adalah pada sains, pemikiran kritis, inovasi, dan hubungan yang lebih erat antara pendidikan, penelitian serta industri.
Selain itu, rencana ini juga menyarankan penggunaan AI, big data, dan alat-alat digital lainnya untuk ujian, penilaian dan manajemen sekolah. Semua ini tetap harus mengikuti aturan etika dan pengawasan keselamatan yang ketat.
Beberapa sekolah di China sebenarnya sudah mulai mencoba menggunakan teknologi AI di kelas. Contohnya, AI dipkai untuk memberi umpan balik latihan kaligrafi, menilai tulisan, dan membantu latihan bahasa. Teknologi ini juga digunakan untuk membantu guru menyiapkan pelajaran, menilai murid, dan membuat tugas yang sesuai dengan kebutuhan setiap siswa.