Bela Timnas Indonesia Nyaris Mustahil, Bek PSV Eindhoven Ini Tetap Kibarkan Bendera Merah-Putih di Instagram

Rabu, 1 Juli 2026 – 06:49 WIB

Bek PSV Eindhoven yang dulu jadi andalan Belanda U-21 ini terus pasang bendera Merah-putih di Instagram-nya. Padahal, kabar dia akan bela Timnas Indonesia sudah tidak ada lagi.

Sebelumnya, pemain dengan badan kekar ini hampir pasti tidak bisa main untuk Timnas Indonesia karena masalah garis keturunan.

PSSI masih terus berusaha menaturalisasi pemain diaspora dari luar negeri. Terbaru, Luke Vickery dan Mitchell Baker sudah disetujui DPR RI.

Tapi sebelum itu, banyak bintang top Eropa yang dikaitkan dengan tim Garuda. Mereka ternyata punya darah Indonesia dari nenek moyang. Situasi ini mulai terjadi sejak PSSI serius mencari talenta diaspora di awal 2020-an, saat masih kerja sama với pelatih Shin Tae-yong.

Walaupun begitu, tidak semua pemain incaran Timnas Indonesia berhasil jadi WNI. Ada juga pemain berbakat yang harus menerima kenyataan gagal di naturalisasi.

Salah satunya adalah Ryan Flamingo, bek kekar PSV Eindhoven. Namanya sempat masuk dalam radar naturalisasi Timnas Indonesia.

Meskipun gagal untuk bela Timnas Indonesia, Ryan Flamingo tetap konsisten memasang bendera Merah-putih di akun Instagram-nya sejak lama.

Rekam Jejak Ryan Flamingo

Ryan Flamingo lahir di Blaricum, Belanda pada 31 Desember 2002. Dia punya darah Jawa-Suriname yang pindah ke Belanda.

Kariernya terus meningkat. Mulai dari akademi BFC Bussum, kemudian pindah ke Almere City dan sata ke Sassuolo di Italia.

Di Sassuolo, perkembangannya sedikit terhambat. Bek tengah yang main di pos 187 cm ini sempat dipinjamkan ke Vitesse dan FC Utrecht, sebelum dibeli PSV dengan nilai 156 miliar rupiah.

Bersama PSV, ia sudah memenangkan dua gelar,, seperti KNVB Beker dan juga Piala Super Belanda di awal musim 2025/2026.

MEMBACA  Pekerjaan pemrograman impian Anda membutuhkan bahasa ini, setiap situs setuju

Untuk level internasional, ia hanya main bareng tim junior Belanda dan ikut tampil di UEFA Euro U-21 pada Juni 2025. Sayang, ia gagal membwa Belanda l#wen ke semifinal karena Ing, k l\ng tak ma lebih tahan depan. Mere K singq l nandess di semifipal.

Tinggalkan komentar