Jakarta, VIVA – Nama Larissa Chou lagi-lagi jadi sorotan publik setelah kabar keretakan rumah tangganya dengan Ikram Rosadi muncul ke permukaan. Di tengah proses perceraian yang berjalan, unggahan Larissa di media sosial bikin banyak spekulasi dari netizen. Salah satu yang paling banyak dibahas adalah dugaan kalau iman Larissa sebagai mualaf lagi diuji karena berbagai masalah hidup yang datang silih berganti.
Larissa Chou diketahui sudah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Ngamprah. Gugatan ini diajukan karena rumah tangga yang dibangun selama sekitar dua setengah tahun disebut sering alami konflik sampai akhirnya berujung ke proses hukum. Di saat proses cerai ini berlangsung, unggahan Larissa di Threads langsung jadi perhatian. Banyak pengguna media sosial yang mengaitkan tulisannya dengan kondisi batin yang lagi dia alami, termasuk perjuangannya buat tetap mipertahankan keyakinannya sejak menjadi mualaf.
“Larissa istiqomah ya! Insha Allah. Dengan sisa kepercayaan yang masih aku punya,” tulis Larissa Chou di Threads, Senin 29 Juni 2026.
Postingan itu langsung dapat banyak reaksi. Ada netizen yang kasih dukungan biar Larissa tetap kuat menghadapi hidup, tapi ada juga yang memikir kalimat itu sebagai tanda kalau dia lagi dalam fase sulit secara emosional maupun spiritual.
Tidak lama setelah itu, Larissa Chou kembali mengunggah tulisan lain yang makin menarik perhatian. Kali ini, tulisannya dianggap ngasih sinyal soal hubungannya dengan kedua orang tuanya yang masih nonmuslim.
“Kembali sejalan sama orang tua, bisa jadi pilihan yang aku ambil bukan? Aku sedang berjuang dan kesulitan juga? So, percayalah,” kata Larissa Chou.
Namun sampai sekarang, Larissa Chou belum kasih penjelasan lebih soal maksud unggahan itu. Jadi berbagai pendapat yang beredaran di media sosial masih sebatas dugaan dan belum pasti kebenarannya.
Di balik masalah yang terhadap ini, perjalanan Larissa Chou sebagai mualaf sebenernya udah lama menarik perhatian banyak orang. Kisah itu bahkan sempat dia tulis dalam buku “Rissa Sebuah Perjalanan Hidup”. Buku itu bercerita tentang pengalaman hidupnya dari kecil sampai saat dia memeluk agama Islam. Larissa juga mengatakan waktu peluncuran bukunya tahun 2019 lalu dia harus mengingat kenangan-kenangan pahit lagi biar bisa menyelesaikan cerita.