Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Pariwisata

Kementerian Pariwisata Indonesia sedang menjajaki kerja sama yang lebih luas dengan pemerintah Korea Selatan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di sektor pariwisata.

Inisiatif ini dibahas dalam pertemuan bilateral antara Menteri Pariwisata Indonesia Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan Chae Hwi Young di Makau pada tanggal 27 Juni.

Menurut siaran pers kementerian yang dikonfirmasi pada hari Senin, pembicaraan berfokus pada memperkuat kampanye promosi bersama dengan Korea Tourism Organization (KTO) dan agen perjalanan lokal. Selain itu, juga dibahas pengembangan gastronomi sebagai segmen pariwisata minat khusus yang penting.

“Dengan visi bersama dalam kerangka APEC dan UN Tourism, Indonesia dan Republik Korea memiliki peluang besar untuk meningkatkan kerja sama pariwisata ke level yang lebih maju dan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” kata Widiyanti.

Ia berharap pertemuan yang dilakukan di sela-sela Pertemuan Menteri Pariwisata APEC ke-13 itu akan membuka peluang investasi dan pengembangan baru di berbagai sektor strategis.

Widiyanti menekankan bahwa Korea Selatan tetap menjadi pasar sumber yang penting untuk kedatangan wisatawan internasional ke Indonesia.

Sebagai tanggapan, ia menyambut baik kebijakan baru Seoul tentang program bebas visa sementara untuk grup wisata Indonesia, yang mulai berlaku pada 28 Mei.

Melalui partisipasi aktif dalam KTT APEC, Indonesia menegaskan kembali komitmennya yang lebih luas untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di seluruh kawasan Asia-Pasifik, demikian pernyataan kementerian tersebut.

Strategi regional Jakarta berfokus pada mendorong inovasi digital, mendorong kolaborasi lintas batas, serta memberdayakan komunitas lokal dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, rombongan Indonesia juga menyatakan dukungannya untuk implementasi Rencana Strategis Pariwisata APEC 2025–2029, Visi Putrajaya 2040, dan temuan dari sebuah studi APEC yang bertujuan untuk menyederhanakan langkah-langkah kemudahan perjalanan di kawasan Asia-Pasifik.

MEMBACA  Perbandingan Spesifikasi dan Kinerja: MacBook Neo vs MacBook Air Generasi Lama

Tinggalkan komentar