Amazon.com, Inc. (NASDAQ: AMZN) adalah salah satu saham AI yang populer dan ramai diperhatikan pada tahun 2026. Menurut laporan Reuters pada 22 Juni, acara Prime Day milik Amazon yang dimulai hari Selasa akan menjadi “tes lakmus” untuk melihat seberapa besar daya beli masyarakat Amerika. Acara diskon ini dimulai lebih awal dari biasanya, dan fokusnya lebih ke barang-barang rumah tangga, kebutuhan sekolah, dan bahan makanan yang mudah rusak, bukan untuk “belanja main-main”.
CEO Cardiff, perusahaan pemberi pinjaman untuk usaha kecil di Amerika, William Stern, berpendapat bahwa sekarang orang-orang tidak punya uang. Jadi Prime Day tahun ini tidak akan tentang “beli TV besar atau barang-barang menyenangkan. Yang dibeli adalah tisu toilet dan kantong sampah yang sedang diskon. Banyak keluarga sudah menunggu-nunggu diskon ini cuma untuk membeli kebutuhan sehari-hari karena tabungan mereka kosong.” Oleh karena itu, Amazon menyoroti diskon barang rumah tangga, bahan makanan, perjalanan, dan perlengkapan sekolah. Makanan segar dan barang kebutuhan pokok juga semakin jadi bagian penting dari belanja anggota Prime.
Amazon menyediakan berbagai produk dan jasa untuk pelanggannya. Lewat platform Amazon Web Services (AWS), perusahaan juga menawarkan alat-alat canggih untuk pengembang AR dan VR.
Meskipun kami akui potensi AMZN sebagai investasi, kami percaya ada saham AI lain yang kemungkinan untungnya lebih besar dan risikonya lebih kecil. Jika Anda mencari saham AI yang sangat murah tetapi juga bisa diuntungkan oleh kebijakan tarif era Trump dan tren produksi dalam negeri, lihat laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.
BACA JUGA: 15 Saham yang Akan Membuat Anda Kaya dalam 10 Tahun dan 12 Saham Terbaik yang Selalu Tumbuh.
Pengungkapan: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.