Presiden Donald Trump pada Sabtu bilang dia mencalonkan Lance Schroyer, bekas polisi negara bagian Oklahoma, sebagai direktur baru Imigrasi dan Pengawasan Bea Cukai.
Trump kasih tahu di platform Truth Social kalau pilihan barunya untuk badan penegakan imigrasi itu adalah mantan Marinir AS dan seorang “PATRIOT dengan pengalaman operasional nyata.” Dia bilang Schroyer adalah “pemimpin terbukti dengan PENGALAMAN PULUHAN TAHUN mengurung penjahat paling jahat.”
Schroyer berasal dari negara bagian yang sama dengan Menteri Keamanan Dalam Negeri baru Markwayne Mullin, mantan anggota kongres. Awal bulan ini, Mullin bawa Schroyer naik panggung di acara National Sheriffs’ Association, bilang dia “teman baik saya” dan bilang DHS baru aja rekrut dia.
Pada Sabtu, Mullin cepat-cepat puji Schroyer dalam pernyataan yang soroti karir 29 tahun bekas polisi itu dan kerja samanya dengan mitra federal dan negara bagian di program penegakan imigrasi AS.
“Presiden Trump buat pilihan bagus, mdan saya yakin kepemimpinan kuat Lance dan pengalaman langsungnya bakal berdayakan pria dan wanita ICE untuk mendeportasi kriminal imigran ilegal, amankan tanah air, dan lindungi rakyat Amerika,” kata Mullin.
Kalau dikonfirmasi, Schroyer bakal pimpin ICE di saat mood publik udah buruk terhadap tindakan keras imigrasi Trump, yang kirim gelombang petugas imigrasi federal ke kota-kota AS untuk tangkap imigran. Penggerebekan itu bikin ketegangan naik dan memicu bentrokan antara pengunjuk rasa dengan polisi, sampai-sampai terjadi penembakan fatal dua warga AS di Minneapolis awal tahun ini.
Trump kembali ke Gedung Putih dengan janji deportasi massal, dan ICE jadi pelaksana utama visi itu. Badan ini lagi mengalami pertumbuhan besar dari suntikan dana satu kali sebesar $75 miliar tahun lalu, yang izinkan perekrutan 12.000 petugas dan tingkatkan kapasitas penahanan.
Mullin, yang mulai menjabat pada Maret, udah janji buat jaga departemennya dari sorotan media dan kasih sinyal nada lebih lembut soal imigrasi, meski diperkirakan bakal sejalan dengan prioritas presiden tentang deportasi massal.
Claire Trickler-McNulty, mantan pejabat senior ICE, bilang direktur ICE yang udah dikonfirmasi sebelumnya sering kali pengacara, meski beberapa pejabat penegak hukum negara bagian dan lokal juga pernah dicalonkan. Latar belakang Schroyer di Oklahoma kayaknya Mullin punya pengaruh besar atas pilihan itu.
“Saya pikir mungkin karena perhatian ke ICE, dia mau pastikan ada orang yang dia percaya di dalam,” kata dia dalam wawancara.
John Torres, pejabat senior ICE lainnya, bilang Schroyer hadapi jalan sulit untuk dikonfirmasi Senat tapi pengalamannya di tingkat negara bagian dan lokal, bukan federal, mungkin bantu.
“Dia gak bakal punya beban itu, di mana mereka bakal bilang oh dia kerja untuk pemerintahan ini atau itu,” kata Torres.
Pencalonan Schroyer terjadi setelah mantan direktur ICE Todd Lyons mengundurkan diri di akhir Mei. David Venturella, mantan eksekutif di operator penjara swasta, sudah menjabat sebagai kepala sementara badan itu. Venturella diperkirakan tetap jadi penjabat direktur sampai Schroyer dikonfirmasi Senat, menurut pejabat DHS yang bicara anonim.
ICE belum punya direktur yang dikonfirmasi Senat sejak pemerintahan Obama, hasil dari politik memecah belah sekitar badan itu dan kebijakan imigrasi.