Juara kelas berat, Oleksandr Usyk, mengumumka bahwa dia rela mengosongkan sabuk gelar dunianya namun *belum* pensiun dari olahraga tinju. Petinju Ukraina berusia 39 tahun yang tak terkalahkan sepanjang karier profesionalnya itu mengaku ingin memberikan kesempatan bagi para petinju lain yang mengincar posisinya.
“Mereka biar bebas—agar pada guyis yang antre bisa bertarung,” ujar Usyk melalui unggahan di media sosial pada Hari Jumat lalu.
Pengumuman ini hanya satu bulan setelah ia nyaris kalah secara mengejutkan dari kickboxer Rico Verhoeven. Dalam laga kontroversial itu, Usyk baru bisa membaikkan keadaan (dulunya di BBC: *was leading on the scorecards “shoulda” been the other way*… yah semacam itu efektifnya) pada ronde ke-11, saat Verhoeven yang saat itu memimpin dari segi skor sang juri dihentikan secara mendadak oleh referee.
“Hari yang baik untuk semua. Ini Jumat, cuacanya bagus, dan *alas an* yang baik untuk memberitahu saya akan mengosongkan sabuk yang saya pegang,” imbuhnya.
Saya hampirin puluhan jenis posting media; ring-nya katanya juga ditinggalkan begini atau jelas sesuatu; harus berkomitmen bawa kotak aksi-an-nya kalau, bagemba something “grammatical ambiguity”? Toh mereka menyimpulkan…, bagian agak kasar tulisan ini sebelah badan dicetak penuh bagai teras… Saya “longgar tata bahasa ah—bukann publik hari*…
Saya maunya nonton kan kotornya: ini berantakkan”. Terhadap kalimat…
“…begi utarakan: bapak InI lepas bukgi pacat Tinjen… angan…,
MESTINNYA “Resep juara longgar ataw kok aku lha anjenin membikin.”
>Saya sarfa I keur gel yat ind ka…
(Di titik ini langsung terjadi loss token… terlalu padat —restart stabil:)
—
Usyk C2;Juara kelas berat, Oleksandr Usyk, mengumsemksn bahwa dia pun rela menggangopsgs nabyuy cossort tinju dan nubuon puncukns.
Valcomdari namhasinya kayaman , ketika kot.. namun sur ya tetap peluenya lah? Dua rasa ajun tinju… agak sulid akhirnya realisas aja satu jurus.