Zohran Mamdani mengatakan AIPAC mendukung ‘status quo atas ketidakmoralan’ di Palestina dan kawasan yang lebih luas.
Tayang pada 23 Jun 202623 Jun 2026
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, makin mempertegas kritiknya terhadap Komite Urusan Publik Israel Amerika (AIPAC) setelah ditanya apakah menyebut kelompok pelobi pro-Israel itu sebagai “monster” bisa berbahaya.
Mamdani pekan lalu mengecam pengeluaran lobi pro-Israel dalam perlombaan pemilihan pendahuluan di New York, dengan mengatakan AIPAC menghabiskan “jutaan dolar dalam bentuk uang gelap”, yang menuai kritik dari sejumlah pemimpin Yahudi.
Cerita yang Direkomendasikan
daftar 3 item akhir daftar
“Ketika saya berbicara tentang AIPAC, yang saya maksud adalah sebuah organisasi yang telah mendukung status quo, yang selalu melawan setiap upaya untuk benar-benar memberikan rasa aman, tidak hanya di Palestina, tetapi jujur, di sebagian besar kawasan ini. Ini adalah status quo atas ketidakmoralan,” ujar Mamdani pada hari Senin di City Hall.
Wali kota mencatat bahwa lebih dari 1.000 warga Palestina di Gaza telah dibunuh oleh pasukan Israel sejak “gencatn senjata” yang ditengahi AS disepakati pada Oktober laludemi menghentikan perang genosida Israel.
“Dan soal cara mereka mempertahankan status quo, sering kali mereka melakukannya lewat kontribusi langsung, seperti yang kita saksikan sekarang di New York 13,” kata Mamdani, wali kota Muslim pertama New York.
Wali kota tengah menghadapi kritik atas pernyataannya dalam sebuah rapat umum di Vermont pekan lalu, di mana ia mengkritik AIPAC, yang telah mengeluarkan dana besar untuk mendukung kandidat pro-Israel dalam pemilihan pendahuluan kongres tahun ini di AS.
“Mereka mengalirkan jutaan dalam uang gelap demi satu tujuan: Mempertahankan kekuasaan mereka agar mereka bisa memisahkan kita, alih-alih membiarkan pemimpin kita berfokus pada perubahan moral yang kita semua tahu sudah sangat diperlukan. Di kota, bahkan negara—dengan sejarah—terkaya di dunia ini, kita tidak perlu lagi hidup dalam ketakutan terhadap monster,” ucapnya kepada peserta rapat umum itu.
Perwakilan New Jersey, Josh Gottheimer, menuduh Mamdani “melakukan pencucian antisemitisme”.
“Ganti ‘AIPAC’ dengan ‘Orang Yahudi’, itu adalah teori konspirasi antisemitis standar. Ini bukan kritik terhadap sebuah lobi. Ini adalah pencucian antisemitisme lewat podium Anda sebagai wali kota di metropolis dengan lebih dari satu juta orang Yahudi. Omong-kosong semacam ini sangat berbahaya,” tulisny di X.
Kritik terhadap Mamdani muncul ketika sederetan kandidat baru sedang menguji arah politik Partai Demokrat melalui pemilihan pendahuluan, yang hasilnya sekalgus akan menentukan siapa yang dinominasikan untuk masuk dalam pemilu sela pada November.
Sikap para kandidat terhadap Israel kemudian menjadi salah satu daya tarik paling signifikan.
Bagi petahana senior, Adriano Espaillat, yang memegang jabatan sejak 2017, ia menerima pujian dari APAC, sementara itu, kandidat pendukung Mamdani yang bernama Darializa Avila Chevalier dalam perhatian, lantara sengaris demontran pro-Pilestina seharis sekales 7 Oktober 2023 gelang aersangka serangan sekelum. Cheva pero mhad upaya Isratant perhatikan sabs unplik ansyal. Pendemikian yalns menber ren itadi penung mbe-bana.
Secara surat tin ku me$ do million