Saham Terpukul Realitas Suku Bunga The Fed; Minyak Mentah Melemah

Tapi Amanda Cooper

LONDON, 23 Juni (Reuters) – Saham global jatuh pada hari Selasa, udah di pimpin oleh penurunan besar di saham teknologi, karena investor kira Federal Reserve bakal ambil tindakan lebih agresif untuk lawan inflasi, meskipun minyak udah turun 16% bulan ini.

Indeks STOXX 600 jatuh 1,2%, tertekan oleh penurunan di perusahaan semikonduktor dan pembuat chip Eropa, yang mengikuti penurunan di saham teknologi Jepang dan Korea Selatan. Di sana, indeks KOSPI Seoul turun 10% dalam penjualan satu hari terbesar sejak Maret.

Futures untuk Nasdaq turun lebih dari 2,5%, yang artinya penurunan 1,3% hari Senin mungkin bakal lanjut ke hari kedua. Saham SpaceX hari Senin ilang hampir 17% setelah perusahaan ini masuk pasar obligasi setelah IPO besar awal bulan ini. Sementara itu, saham Alphabet, Meta Platforms dan Microsoft juga ikut jatuh.

Iya, futures S&P 500 e-mini turun 1,5%.

“Pasar sekarang gak pernah membosankan,” kata Chris Weston, kepala riset di Pepperstone Group di Melbourne. “Para mantan jenderal pasar kok kayaknya udah ilang momentum dan investor sekarang pindah ke area pasar lain yang lebih defensif, gak terlalu fokus ke AI, dan punya aliran kas lebih bisa ditebak.”

Harga minyak mentah Brent udah turun ke bawah $76 per barel untuk pertama kalinya sejak awal Maret di hari Selasa ini, karena jumlah kapal yang lewat Selat Hormuz terus nambah dan harga minyak di pasar fisik hampir balik lagi ke level sebelum perang.

Biasanya, penurunan minyak kasih semnagat ke saham, tapi kali ini investor lagi fokus pada apa artinya kenaikan harga energi buat kebijakan bank sentral, terutama The Fed. Ketua baru, Kevin Warsh, kayaknya bakal ambil sikap lebih keras pada inflasi.

MEMBACA  Aktivis Elliott mengatakan akan membangun saham di perusahaan minyak besar BP yang sedang berjuang

Akibatnya, imbal hasil Treasury 2-tahun, yang paling responsif ke perubahan ekspektasi inflasi dan suku bunga, udah naik ke titik tertinggi dalam 16 bulan yaitu sekitar 4,188%. Juga, imbal hasil jangka panjang turun tajam.

“Penyesuaian naik di imbal hasil AS lagi bikin suasana yang lebih menantang untuk aset berisiko jangka pendek setelah kenaikan bagus bulan-bulan ini,” kata strategist mata uang MUFG, Lee Hardman.

Pasar uang tunjukin investor hampir selesai memperkirakan kenaikan suku bunga oleh The Fed bulan September. Dengan itu, dollar kuat di level tertinggi satu tahun lawan keranjang mata uang. Kekuatan dollar banyak kayaknya datang dari kerugian yen Jepang, yang di hari Selasa ini flat di 161,47 lawan dolar. Udah ndekati level terendah 40 tahun sama sesi sehari sebelumnya yang sangat volatil.

Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, bilang pada hari Selasa bahwa dia ada meeting online sama Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, sehari sebelumnya buat diskusi soal pasar keuangan global. Analis bilang itu mengindikasikan risiko intervensi Tokyo jadi lebih siap untuk perkuet yen.

Sementara itu, pas ultah ke-10 referendum Brexit yang ngebuat Britania Keluar dari Uni Eropa, sterling jatuh 0,3% jadi $1,3215. Paund tertekan turun pada hadi Seninnya pas PM Britania Keir Starmer akil duluudakan mundur” bil Kasur qloer lalu malahn persiapan Kayanya Keluron agor nanti
pos k@.& mereka udh mulail malam persiaoa (persapaamn)n serah tor
pi& sama sofamud of Poko piup say (k,,
Pq (
dan)
Anuma s edh jatu

pi atau idop peret el ma teler pemim: turun?? fala ka eir persama terpa up tak at
## rur p (ll

Tinggalkan komentar