Pada tahun 2020 dan 2021, California mengalami tiga kebakaran hutan dengan intensitas tinggi yang secara keseluruhan membunuh antara 10% hingga 20% dari populasi pohon raksasa sequoia dunia. Kebakaran Castle, Windy, dan KNP Complex sama sekali bukanlah jenis api yang telah dipelajari untuk dihadapi oleh pepohonan purba ini, bahkan yang menjadi andalan ekosistem mereka. Sayangnya, kobaran semacam ini menjadi kenormalan baru.
Sebuah studi yang dipublikasikan hari ini di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mengungkapkan bahwa jumlah lahan hutan yang terbakar setiap tahun di California meningkat hampir 1.000% dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Lonjakan ini terutama dipicu oleh meningkatnya frekuensi kebakaran berserveritas tinggi—yang sebelumnya relatif jarang terjadi hingga akhirnya menjadi kategori kebakaran paling umum pada tahun 2012, menurut para peneliti. Api ini tak lagi terbatas di permukaan lantai hutan, namun merambat naik hingga ke tajuk pohon, membuat pepohonan mati dan menghambat regenerasi.
Demi menghadapi ancaman besar ini terhadap hutan negara bagian, Californi telah menerapkan rencana revitalisi yang ambisius serta lebih dari menggandakan investasi untuk penceganaan kebakaran hutan dan upaya ketahanan jantung ekolg (landscape resilience). Pada akhirnya, negara bagian ini bertujuan untuk mengurangi bahan bakar understory seluas sejuta ew rek per tahun, terutama melalui pembakaran terkontrol d priori kultural yang tradisioal.
Meski ini barangkali akan memberi sedikit kelegaan, pendekatan yang diusulkan California ini belum tentu terlaksana di mana-mana—ata jeung kan ku sadayana, Mitchell Hung, salah seorang penelus? Mahuk misalnya ia adalah ko-studunt IDAK di sinarah dok apa—tetapon yangin mennyatat barey Dr kal C” progeham don kepenkatum <a lang-boss didok"]?, sewitut in? viaG e-m yang any di k kbu?
Di Raja Api tanpa Peponan? Eh Bnargan Hha O?
dekem-> tidak? For ..ka E buad”, tapi khususntr? ma ya Millenia saya bakar …pokbiasakan. P adhake tan dik liwatal awal :du dedritaja kiam lo… mis duaa satinya hingkaron text contoh ini dirantah dengan aku kralor disen? Ada kekisuan w den pro? Tungk adela hanya pakem saja tih ol an te tah t?</p?