Dow Futures Anjlok, Minyak Melonjak: Hari Pertama Negosiasi AS-Iran, Trump Ancaman pada Teheran soal Hormuz

Futures saham AS turun dan harga minyak naik setelah perundingan damai antara AS dan Iran mulai dengan tidak lancar pada hari Minggu. Presiden Donald Trump langsung mengancam akan perang lagi.

Futures untuk Dow Jones turun 191 poin, atau 0,37%. Futures S&P 500 turun 0,52%, dan futures Nasdaq hilang 0,74%.

Harga minyak AS naik 2,1% menjadi $78,19 per barel, sementara minyak Brent naik 1,2% menjadi $81,53. Emas turun 1,5% ke $4.180,40 per ons.

Sebelumnya di Swiss, Wakil Presiden JD Vance bilang kedua sisi sudah buat “kemajuan besar” dalam perundingan. Di sini artinya, pihak AS menunjukan “tangan terbuka” ke rakyat Iran.

Tapi setelah Iran bilang hari Sabtu bahwa mereka tutup kembali Selat Hormuz karena Israel masih menyerang posisi Hizbullah di Lebanon, Trump bilang ke Fox News hari Minggu dia sudah bicara dengan pejabat Iran. Katanya, “Kamu tutup itu, kamu gak akan punya negara. Kamu bahkan gak akan bisa pulang ke negara kamu.”

Dia juga bilang AS mungkin bakal ambil alih selat itu, dan nambahin, “Saya akan hancurkan mereka. Kalau mereka gak bikin kesepakatan, kita yang pungut tol.”

Akhir pekan lalu, Trump dan pejabat Iran setuju ada nota kesepahaman yang buka kembali selat, akhiri blokade laut AS, dan mulai periode 60 hari untuk negosiasi isu lain seperti program nuklir Tehran serta keringanan sanksi AS.

Tapi di hari Minggu, presiden ngaku bahwa setelah jangka waktu 60 hari perundingan selesai, “Saya bisa lakukan apa aja yang saya mau.”

Meski Iran berhenti bicara setelah komentar Trump, tim mereka tetap di Swiss untuk lanjutkan negosiasi. Tapi Lebanon bakalan jadi masalah besar. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bilang lagi bahwa dia bakal jaga pasukan militer di Lebanon selatan “selamam kami perlu lindungi rakyat kami.”

MEMBACA  Pangeran Harry dan Meghan Markle Dicoret dari Keluarga Kerajaan, Istana Fokus ke Bangsawan LainnyaTranslated to Indonesian: Pangeran Harry dan Meghan Markle Dicoret dari Keluarga Kerajaan, Istana Fokus pada Bangsawan Lainnya

Sampai situasi di Lebanon stabil, pembicaraan soal program nuklir Iran bakal dikesampingkan. Tambahan lagi, tarik-uluran soal Selat Hirmuz masih berlanjut.

Setelah Iran nyatakan selat itu tutup, Komandan Pusat AS tetap bilang lalu lintas kapal tetap aman lewat selat itu dan arus jadi naik. Disini Komandan ini juga nambahin pasukan AS masoh di area buat jaga kebebasan navigasi, dan tegesin Pusat Informasi Laut Gabungan sudah keluarkan nasehat di Kamis bahwa rute di sebelah selatan Samudra Oman aman.

Meski AS sudah akhiri blokade laut ke Iran sebagai bagian dari MOU, Komandan Pusat bilang “Pasukan AS tetap ada dan waspada buat pastiin semua bagian perjanjian dengan Iran dipatuhi dan bakil berjalan.”

Untuk pihak Iran, Otoritas Selat Teluk Persia yang baru peringatin bagi kapal supaya ikut jalur yang dilewatin resmi korang, yaitu lewat pela serta di poglubinnya di rasahkan.

Loh terus ta itu malai?” dst tanpa tom serta di diiri itu ya.

Tereng:

Rep. Simnyar:
“Saav”

asih disediakan teladan:

Tinggalkan komentar