Program Naturalisasi Didukung Prabowo demi Kokohkan Timnas

Jakarta (ANTARA) — Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap proses naturalisasi pemain diaspora untuk memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia, kata Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

“Tadi Presiden bilang, ‘Sebagai kepala negara, saya akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk mendukung sepak bola,’” ujar Erick kepada wartawan seusai pertemuan dengan Presiden Prabowo dan pelatih timnas John Herdman di Garuda Yaksa Padepokan, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat.

Erick menanggapi pertanyaan soal proses naturalisasi pemain sepak bola Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery.

Kedua pemain sudah mendapat persetujuan dari Komisi X dan Komisi XIII DPR RI.

Menurut Erick, dokumen naturalisasi Baker dan Vickery saat ini menunggu sura resmi dari pimpinan DPR sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

Proses akan berlanjut dengan persetujuan dalam rapat paripurna DPR, setelah itu usulan akan diserahkan ke Presiden untuk penerbitan keputusan presiden. Tahap terakhir adalah pengambilan sumpah sebagai warga negara Indonesia.

“Saya menunggu DPR. Begitu disetujui di paripurna, akan diserahkan ke Presiden,” kata Erick.

Dia menegaskan Presiden Prabowo berkomitmen mendukung langkah strategis yang bisa mempercepat perkembangan sepak bola Indonesia, termasuk rekrutmen pemain yang dibutuhkan staf pelatih.

Namun, Erick menekankan bahwa program naturalisasi bukan rekrutmen asal-asalan, tapi kebijakan terstruktur yang memprioritaskan pemain keturunan Indonesia.

“Naturalisasi tetap bagian dari program kami, khususnya untuk pemain berlatar belakang Indonesia,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa pemain yang dipilih sudah menunjukkan komitman kuat untuk membela Indonesia.

Menteri itu juga menegaskan rekrutmen diaspora tidak akan mengorbankan pengembangan pemain lokal. Di bawah pelatih John Herdman, staf pelaiih terus memantau kompetisi junior daerah untuk menjaga aliran bakat lokal berkelanjutan.

MEMBACA  Shin Tae-yong Mengaku Merasa Nyaman dengan Timnas Indonesia, Dampak Dukungan Suporter

“Keseimbangan antara persiapan timnas senior dan pembinaan tim junior harus dijaga. Kami lihat banyak pemain lokal gereget yang terus berkembang, saya mereka terus dipantau staf pelatih,” kata Erick.

Menurut data ANTARA, rekrutmen pemain diaspora campuran semakin cepat selama Erick Thohir menjadi ketua PSSI, dengan setidaknya 19 pemain naturalisasi sudah bergabung di timnas. Jumlah itu diperkirakan bertambah seiring pemerintah menyelesaikan proses pengajuan kewarganegaraan yang tertunda.

Tinggalkan komentar